Hindari Tunda Bayar, Pemko Rasionalisasi Anggaran

M Noer

Pekanbaru, Indonesia – Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, M Noer menyatakan pemerintah Kota Pekanbaru tahun ini melakukan rasionalisasi anggaran mencapai 57 persen. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari adanya tunda bayar (TB) di akhir tahun nanti.

M Noer menjelaskan, beberapa tahun belakangan ini sering kali terjadi proyek yang ditunda bayar. Akibatnya setiap tahun ada saja hutang pemerintah daerah yang wajib didahulukan.

Namun ke depan, Pemko Pekanbaru tidak menginginkan itu terjadi lagi. Makanya ada beberapa program yang tercatat di APBD 2019, dipangkas. “Besarnya mencapai 57 persen dari anggaran setelah dikeluarkan Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan anggaran rutin tahunan,” ujar Sekda Senin (27/5).

Adanya rasionalisasi adalah langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru mengantisipasi proyek tunda bayar di tahun berikutnya. Sehingga semua yang direncanakan di APBD bisa berjalan optimal.

“Kita berharap dengan adanya rasionalisasi anggaran ini tidak begitu mengganggu jalannya roda pemerintahan. Pasalnya, yang kita pangkas itu adalah program yang OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red) rancang di awal tahun. Sementara kegiatan dari dana DAK, DAU dan bantuan lainnya tidak diganggu sama sekali, ” terangnya. kominfo/p-01

3,021 total views, 6 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish