Tidak Masalah Gubri “Boyong” Pejabat dari Siak

Aherson

Pekanbaru, Indonesia–Legislator Riau dari Partai Demokrat, Aherson mengakui kalau masalah pelaksanaan mutasi pejabat baik eselon II, III dan IV dan siapa-siapa orangnya merupakan hak perogatif dari Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar. Karena hal ini merupakan orang-orang yang akan membantunya dalam menjalankan tugas dan tentu mencari orang yang cocok dan sesuai dengannya.

Bahkan menurut Aherson, tidak ada masalah seandainya nanti Gubernur Riau, Syamsuar memboyong atau menarik pejabat-pejabat dari Kabupaten Siak.

Sebelum menjadi Gubernur Riau, Syamsuar menjabat sebagai Bupati Kabupaten Siak. Menurut Aherson, meskipun Syamsuar menarik para pejabat Siak ke Pemprov Riau, asalkan dalam pemilihan dan pengangkatan pejabat yang dilakukan, mengikuti mekanisme yang berlaku.

“Harapan kita tentu yang dipilih dan yang dilantik itu adalah yang telah memenuhi kriteria. Di samping itu harus yang komit dan peduli terhadap daerah. Kemudian terlebih lagi harus yang memiliki kejujuran yang kuat. Kalau pintar saja, belum cukup, karena akan bisa membodoh-bodohi kita,” ujarnya. Sebagaimana yang santer terdengar belakangan ini, berkaitan memasuki 100 hari kepemimpinan Gubernur Riau, Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, akan terjadi mutasi besar-besaran tethadap pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.  Berbagai kalangan sudah mulai membincangkan pejabat-pejabat yang masih dipakai dan yang tidak terpakai lagi. mcr/p-01

3,024 total views, 9 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish