TNI, Polri, Masyarakat dan Perusahaan Bisa Menekan Karhutla
Kemen Polhukam melaksanakan Rapat Kordinasi Evaluasi dan Antisipasi Pengendalian Karhutla semester I tahun 2019 di Ballroom Hotel Pangeran, Kota Pekanbaru.
Riau, Indonesia–Kemen Polhukam melaksanakan Rapat Kordinasi Evaluasi dan Antisipasi Pengendalian Karhutla semester I tahun 2019 di Ballroom Hotel Pangeran, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Deputi V Bidang Kamtibmas Carlos. B. Tewu memimpin langsung rapat kordinasi didampingi Wakil Gubernur Riau (Gubri), Kapolda Riau, Danrem 031/WB Brigjen TNI M. Fadjar, MPICT, Kemenko PMK, dan Kementrian Pusat.
Pimpinan rapat menerima laporan masing-masing instansi sesuai bidang yang mereka kuasai. Setelah laporan dari masing-masing kementrian dan lembaga, giliran setiap provinsi melaporkan tindakan dan rencana dalam menghadapi Karhutla yang terjadi di wilayah masing-masing provinsi.
“Upaya pemerintah Riau bersama unsur TNI, Polri, masyarakat dan pihak perusahaan pada tahun 2019 ini bisa menekan terjadinya Karhutla yang meluas. Hal ini terbukti hingga saat ini luas lahan yang terbakar sekitar 3.000 hektare. Dalam pelaksanaan pencegahan dan penindakan Karhutla, Korem 031/WB bersama Polda Riau mengerahkan Babinsa dan Babinkabtimas yang selalu melaksanakan patroli dan sosialisasi,” ujar Danrem 031/WB saat memberikan paparan Karhutla di wilayah Provinsi Riau.
Dalam pemantauan di lapangan terhadap kinerja Babinsa, Babinkabtimas, Manggala Agni dan masyarakat, Danrem 031/WB menyarankan agar diprioritaskan tindakan kesehatan.
Rapat kordinasi Evaluasi dan Antisipasi Pengendalian Karhutla dihadiri oleh pemerintah daerah, TNI, Polri dan BPBD Provinsi di Pulau Sumatera, Kalimantan, Papua, Sulawesi dan Nusa Tenggara. penrem031/p-01
3,299 total views, 9 views today
