Korem 031/WB Selenggarakan Bintal Terpadu bagi Prajurit dan PNS

Penyuluhan Pembinaan Mental Terpadu kepada seluruh prajurit dan Ibu-ibu Persit Kompi Senapan A Yonif 132/ BS

Pekanbaru, Indonesia–Staf Pembinaan Mental Korem 031/WB melaksanakan penyuluhan Pembinaan Mental Terpadu kepada seluruh prajurit dan Ibu-ibu Persit Kompi Senapan A Yonif 132/ BS, Kamis (14/11-2019).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabintal Korem 031/WB Kapten Arh Irwanto yang didampingi oleh Lettu Inf Anapison selaku pemateri dan diikuti oleh prajurit dan Ibu Persit Kompi Senapan A Yonif 132/ BS, bertempat di Aula Kompi A senapan A Yonif 132 / BS Bagan Besar, Kota Dumai, Provinsi Riau.

Dalam sambutan Kabintal Korem 031/WB Kapten Arh Irwanto, mengatakan bahwa sebagaimana diketahui bersama dalam melaksanakan tugas-tugasnya, TNI-AD menyelenggarakan beberapa fungsi. Salah satunya adalah fungsi khusus yaitu Pembinaan Mental yang meliputi Mental Rohani, Mental Ideologi dan Mental Kejuangan.

“Oleh karena itu dalam kesempatan yang baik ini simak dan perhatikanlah secara sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh Pemateri, sehingga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua,” ujar Kabintal.

Selanjutnya Lettu Inf Anapison selaku pemateri kegiatan tersebut menjelaskan, dengan Pembinaan Mental Rohani, Prajurit diharapkan dapat merealisasikan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Di samping itu Prajurit harus senantiasa meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan dalam rangka membangun mental prajurit dan keluarganya untuk memiliki mental yang tangguh.

Lettu Inf Anapison menjelaskan, melalui pembinaan Mental Ideologi diharapkan Prajurit akan mempunyai jiwa Nasionalisme yaitu kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi atau golongan, mempunyai jiwa disiplin dan soliditas yang tinggi  serta tidak mudah terpengaruh oleh paham–paham yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Menyikapi perkembangan situasi terkini yaitu teror bom bunuh diri yang baru saja terjadi di Poltabes Medan, dihimbau kepada seluruh prajurit untuk terus memelihara Ketahanan Mental agar mampu melaksanakan tugas pokok secara optimal sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.”

Sedangkan untuk pembinaan Mental Kejuangan Prajurit, diharapkan seluruh prajurit mempunyai sikap keperwiraan yaitu bersikap adil dalam bertindak serta menyadari   bahwa   segala   sesuatunya   akan  dipertanggungjawabkan. “Sehingga dengan Mental Kejuangan yang tangguh prajurit akan memiliki jiwa pantang menyerah, ulet dan gigih serta berkorban dalam membela kebenaran,” pungkas Lettu Inf Anapison. pen031/ramses marbun

2,714 total views, 9 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish