Korem 031/WB Selenggarakan Penyuluhan Bintal Trajuang
Penyuluhan Bintal Trajuang dari Bintalrem 031/Wira Bima kepada seluruh Prajurit dan anggota Persit Yonif 132/Bima Sakti
Bangkinang, Indonesia–Bertempat di Aula Sudirman Yonif 132/Bima Sakti Bangkinang, seluruh Prajurit dan anggota Persit Yonif 132/Bima Sakti menerima penyuluhan Bintal Trajuang dari Bintalrem 031/Wira Bima.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komandan Korum Yonif 132/Bima Sakti Lettu Inf Dedi Arman, Jumat (15/11-2019). Selanjutnya Kapten Arh Irwanto selaku Kabintal (Kepala Pembinaan Mental) Korem 031/WB dalam pengarahannya menjelaskan kepada seluruh peserta bahwa pembinaan mental pada dasarnya merupakan salah satu upaya pembinaan satuan guna mencegah dan mengurangi pelanggaran hukum, disiplin dan tata tertib serta perilaku hidup sehat, untuk meningkatkan semangat juang prajurit dan keluarganya dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin berat dan kompleks.
“Kepribadian tidak terlepas dari kualitas mental dan moral yang baik. Ini merupakan syarat mutlak bagi setiap Prajurit dan PNS untuk dapat melaksanakan tugas pokoknya secara optimal, serta mewujudkan kebahagiaan dalam rumah tangga,” ujar Kapten Arh Irwanto.
Lettu Inf Anapison selaku penyuluh dalam kegiatan tersebut juga menjelaskan, dengan pembinaan mental, Prajurit diharapkan dapat merealisasikan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Di samping itu Prajurit harus senantiasa meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan dalam rangka membangun mental prajurit dan keluarganya yang tangguh.
Lettu Inf Anapison mengemukakan, melalui pembinaan mental ideologi diharapkan Prajurit akan mempunyai jiwa nasionalisme yaitu kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan, mempunyai jiwa disiplin dan soliditas yang tinggi serta tidak mudah terpengaruh oleh paham–paham yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.
Selain itu Lettu Anapison juga mengingatkan, “Menyikapi perkembangan situasi terkini yaitu teror bom bunuh diri yang baru saja terjadi di Poltabes Medan, dihimbau kepada seluruh prajurit untuk terus memelihara ketahanan mental agar mampu melaksanakan tugas pokok secara optimal sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Sedangkan untuk pembinaan mental kejuangan Prajurit diharapkan seluruh Prajurit mempunyai sikap keperwiraan yaitu bersikap adil dalam bertindak serta menyadari bahwa segala sesuatunya akan dipertanggungjawabkan, sehingga dengan mental kejuangan yang tangguh Prajurit akan memiliki jiwa pantang menyerah, ulet dan gigih serta rela berkorban dalam membela kebenaran,” ujarnya. pen031/p-01
3,121 total views, 6 views today
