Tertarik Mengajar Di LN Kemendikbud Lowongan

Dok. Humas Kemendikbud

Jakarta, Indonesia – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membuka kesempatan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan berstatus bukan Pegawai Negeri Negeri Sipil (PNS) untuk ditugaskan pada Sekolah Indonesia di Luar Negeri SILN. Perekrutan tersebut untuk memenuhi kebutuhan Guru dan Tenaga Kependidikan di Luar Negeri.

Dikutip dari website setkab.go.id, Sekjen Kemdikbud Didik Suhardi dalam pengumumannya (18 April 2019), mengungkapkan formasi Guru SILN yang membutuhkan untuk 10 (sepuluh) negara.

Adapun negara yang dimaksud antara lain: Riyadh (Arab Saudi), Kairo (Mesir), Yangon (Myanmar), Jeddah (Arab Saudi), Kuala Lumpur (Malaysia), Tokyo (Jepang), Davao (Filipina), Singapura, Bangkok (Thailand), dan Kota Kinabalu (Malaysia)”.

Guru/Tenaga Kependidikan yang dibutuhkan meliputi: 1. Guru Bahasa Indonesia; 2. Guru Bahasa Inggris; 3. Guru Bimbingan dan Konseling; 4. Guru Kelas; 5. Guru IPA Biologi; 6. Guru IPA Fisika; 7. Guru IPA Kimia; 8. Guru IPS; 9. Guru IPS Ekonomi; 10. Guru IPS Geografi; 11. Guru Matematika; 12. Guru Pendidikan Agama Islam; 13. Guru Pendidikan Agama Kristen; 14. Guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Olahraga; 15. Guru Perhotelan; 16. Guru Pendidikan Kewarganegaraan; 17. Guru Seni Budaya; 17. Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi; dan 18. Tenaga Kependidikan.

Persyaratan umum yang harus dipenuhi adalah usia maksimum 40 tahun. Sedangkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi peminat antara lain: a. Berstatus sebagai Guru bukan PNS; b. Berijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan minimal IPK 2,75; c. Memiliki Sertifikat Profesi Pendidik yang linear dalam jabatan yang dilamar; d. TOEFL Prediction Score minimal 450 atau IELTS 5.0; e. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun; f. Diutamakan memiliki sertifikat / penghargaan tingkat nasional sebagai ketrampilan tambahan selain mengajar, seperti: Olahraga, Pramuka, Seni Budaya, Keagamaan, Prakarya, Teknologi Informasi Komunikasi (ICT), Akuntansi/Keuangan dll.

“Bagi pelamar Sekolah Indonesia di Tokyo diutamakan laki-laki, dan khusus pelamar sekolah Indonesia di Tokyo diutamakan memiliki kemampuan mengemudi kendaraan roda empat, dan dibuktikan dengan melampirkan fotokopi SIM A,” bunyi Pengumuman itu.

Pendaftaran lowongan ini dibuka mulai 18 April-8 Mei, pengumuman hasil seleksi administrasi 14 Mei, pelaksanaan seleksi 21-24 Mei, dan pengumuman hasil seleksi Juni 2019.

“Peserta seleksi melakukan pendaftaran/ registrasi awal secara daring melalui laman: http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln dengan cara memasukkan nomor sertifikat profesi pendidik, Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), dan/atau Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) bagi yang memiliki nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan alamat surat elektronik,” bunyi pengumuman itu.

Selanjutnya, pendaftaran dilakukan dengan cara login menggunakan username dan password yang dikirim oleh Sekretaris Panitia Seleksi Bersama melalui surat elektronik peserta seleksi.

Ditegaskan dalam pengumuman ini, Panitia Seleksi Bersama tidak melayani komunikasi dengan pelamar dalam bentuk apapun. “Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada portal resmi Kementrian Pendidikan,” tegas pengumuman itu.* dns/humaskemdikbud

3,508 total views, 6 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish