Yang Kalah harus Legowo, yang Menang Tetap Merendah

Pembukaan turnamen sepak bola piala PSKBS 1 Cup.

Kp Baru, Indonesia–Babinsa hadiri pembukaan turnamen sepak bola piala PSKBS 1 Cup,  Desa Kp Baru sentajo tahun 2019.

Dalam sambutannya dan sekaligus membuka secara resmi acara turnamen tersebut, petinggi Desa Kp Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau menyampaikan, pertandingan sepak bola merupakan kompetisi olahraga paling eksklusif, di mana sepak bola merupakan olahraga dengan penonton yang paling banyak di bandingkan dengan olehraga lainnya.

“Jangan sampai hanya karena bola kaki, kita malah menjadi musuh. Kita malah menjadi renggang. Kita malah membuat dendam. Banyak kejadian di luar sana, hanya karena sepakbola, lalu tawuran, berkelahi dan jadi perang kampung. Itu adalah contoh tidak baik. Jangan sampai kita terjebak dalam pola pikir dangkal. Kita ini diberi anugerah untuk berfikir matang dan untuk bersabar. Jadikan sebagai ajang silaturrahmi antardesa,” himbau Kopda Parman Edi di depan  para pemain dan penonton.

Parman Edi menambahkan, turnamen ini merupakan pertandingan untuk mencari bibit-bibit baru generasi penerus pemain sepak bola, yang nantinya akan dipilih klub atau tim mana yang paling bagus untuk mewakili kecamatan tahunan ke ajang yang lebih tinggi, ke tingkat Kabupaten Jepara. “Dalam kompetisi ini, semua harus selalu menjunjung tinggi sportivitas di lapangan. Semoga dapat berjalan dengan aman dan lancar,” imbuhnya.

“Permainan adalah permainan. Yang kalah harus legawo dan yang menang juga tetap merendah. Kekalahan adalah pelajaran berharga. Sedangkan kemenangan bukan akhir sebuah prestasi. Kalah-menang itu adalah hal biasa dalam pertandingan. Yang tepenting adalah sportifitas, persaudaraan dan juga pendewasaan diri,” terang Babinsa.

Dilanjutkannya, untuk para suporter harus tetap tenang selama pertandingan. Boleh memberikan semangat tetapi jangan sampai menyakiti perasaan orang lain. “Saya juga berpesan kepada penonton agar tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi. Kami juga memberikan rasa hormat yang tinggi kepada penonton yang tidak membuang sampah sembarangan. Kami harap sampah yang dibawa agar dibuang pada tempatnya,” tandasnya. rls

2,616 total views, 9 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish