Berita Terduga Perselingkuhan: Tak ada Gunanya Lagi Penjelasan

Pekanbaru, Indonesia–Berita dataprosa.com terkait dugaan perselingkuhan yang tayang pada 10 Oktober 2025 lalu mendapat reaksi bertubi-tubi. Begitu berita tayang, dataprosa.com ditelepon oknum Ormas dan beberapa wartawan hingga beberapa hari pasca terbitnya berita.

Munculnya reaksi bukan dari pihak yang diberitakan. Tapi justeru dari Ormas tertentu dan sejumlah wartawan yang menghubungi dataprosa.com melalui telepon.

Tapi yang menjadi catatan khusus, salah seorang wartawan melalui telepon WhatsApp kepada dataprosa.com mengomentari, berita dugaan perselingkuhan tersebut “tidak berimbang.” Dia bilang, wartawan dataprosa.com belum mengonfirmasi oknum T selaku terduga pelaku.

Ada pun judul berita perselingkuhan tersebut, yaitu: “Diduga Selingkuhi Tetangga, Oknum Perangkat Kelurahan di Pekanbaru Undur Diri dari Jabatan.”

Sebelum berita tayang, pada prinsipnya dataprosa.com sudah berupaya menghubungi T. Namun belum terkoneksi. Di sisi lain, dataprosa.com sudah mengonfirmasi atasan T sebagai perangkat kelurahan, yakni Sarnubi selaku Lurah Sei Sibam.

Namun pada akhirnya dataprosa.com berhasil menghubungi T dan bertemu di salah satu kedai kopi di Pekanbaru, Selasa, 14 Oktober 2025.

Kepada T, data prosa.com meminta penjelasan terkait berita dugaan perselingkuhan yang tayang di media ini. Sesuai dengan desakan salah seorang wartawan yang menelpon dataprosa.com agar pemberitaan “berimbang.”

Begitu diminta penjelasannya, T mengatakan kepada dataprosa.com, tak ada gunanya lagi penjelasan. Dirinya sudah pasrah.

Tapi T bilang, dirinya dengan pihak si perempuan (terduga selingkuhan T, red) sudah membuat kesepakatan yang disaksikan berbagai pihak. Sudah tidak ada lagi masalah.

Selain itu, T juga tak lupa meminta kepada dataprosa.com agar berita dugaan “perselingkuhan” tersebut di-take down (dihapus).

Lalu terkait dirinya yang mengundurkan diri selaku perangkat kelurahan, T membenarkannya. Bahkan dia bilang, sejak awal dirinya tidak berambisi jadi Ketua Rukun Warga (RW). Dirinya jadi RW karena desakan warga.

Jadi, kata T, bagi yang menginginkan jabatan RW di sana, menggantikan dirinya, ya silakan. red

951 total views, 3 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish