Hari Waisak Nasional akan Dihadiri 5.000 Orang
Istimewa
Pekanbaru, Indonesia – Gubernur Riau, Syamsuar mengajak masyarakat Riau untuk menyukseskan Hari Waisak Nasional yang akan digelar pada 25 Mei 2019 mendatang.
Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat koordinasi Operasi Ketupat Muara Takus 2019 di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur, Selasa (21/5/19). Syamsuar menjelaskan, Hari Waisak Nasional akan dipusatkan di Candi Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.
Sebagaimana diketahui, biasanya pelaksanaan Hari Waisak Nasional dilaksanakan di Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Untuk pelaksanaan di Riau sendiri, rencananya akan dihadiri kurang lebih 5.000 orang, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar negeri.
“Kami mohon dukungan, agar kegiatan Hari Waisak Nasional yang pertama kali digelar di Riau ini kita sukseskan bersama”, ujar Gubernur Riau, Selasa (21/5).
Syamsuar dan pihak panitia mengakui, dua ibadah yang berbeda ini tidak akan saling mengganggu. Semua sudah disinkronkan antara kegiatan Waisak dengan kegiatan ibadah umat Islam di bulan Ramadan yang digelar dalam waktu bersamaan.
“Dimana saat kegiatan ibadah Waisak tengah berlangsung, dan disitu pula tiba saat berbuka puasa. Ini nantinya diatur sedemikian rupa sehingga tentunya umat Islam berbuka puasa dan juga sholat sehingga acara Waisak pun tidak terhenti,” ucap Syamsuar.
Syamsuar melanjutkan, masyarakat di kawasan Candi Muara Takus sendiri mendukung sepenuhnya kegiatan Waisak Nasional karena juga bagian untuk mempromosikan pariwisata di Riau. “Juga ada aset budaya yang kita banggakan dan ingin kita lestarikan,” tutupnya. mcr/p-01
3,275 total views, 9 views today
