Walikota Pekanbaru Menanti Balasan Surat Dari Kementrian
Pekanbaru, Indonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sampai saat ini masih menanti tanggapan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian, terkait tuntutan para guru bersertifikasi, yang mempertanyakan nasib Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP). Dilansir pada www Pekanbaru.go.id, sampai saat ini, Walikota Pekanbaru, DR H, Firdaus, menyatakan belum mendapatkan surat balasan resmi dari Kementrian terkait tuntutan guru bersertifikasi.
“Sampai hari ini, kami belum menerima surat balasan tertulis dari Kementrian hasil diskusi perwakilan pejabat Pemko, Ketua PGRI dan perwakilan Guru,” kata walikota bergelar Doktor tersebut.
Firdaus menambahkan, pihaknya sangat mengharapkan jawaban tertulis dari pihak Kementrian terkait seperti Kemendikbud, Kemenpan RB dan Kemendagri RI, agar nantinya bisa dijabarkan kepada Guru bersertifikasi.
“Dari laporan tim kemarin, saya merasa ada jawaban yang kurang tepat atau pas yang disampaikan pejabat di Kementrian. Makanya kita tunggu saja suratnya,” pungkas Firdaus.
Persoalan TTP guru bersertifikat, sempat membuat Kantor Pemko Pekanbaru dan gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) diramaikan aksi unjukrasa Guru.
Walikota, berharap jika tuntutan para guru terkait TTP tersebut dapat dibahas dan ditandatangani Menteri terkait.
“Kalau tak Menteri, paling tidak surat balasan yang kami tunggu ditandatangani oleh Sekretaris Jendral Kementrian terkait,” kata Firdaus.*(dns/kominfo)
3,468 total views, 3 views today
