Babinsa Bantu Masyarakat Menyemai Bibit Bayam

Muara Langsat, Indonesia-Bayam banyak digemari masyarakat karena rasanya enak, lunak dan dapat membantu pencernaan. 

“Selain itu, bayam banyak mengandung vitamin A dan C serta sedikit vitamin B. Bayam pun banyak mengandung garam mineral yang sangat penting seperti kalsium, fosfor dan zat besi. Oleh karena itu, dengan melakukan budidaya bayam, bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan,” kata Babinsa Ramil 02/KT Dim 0302/Inhu Koptu Marizal yang ikut terjun ke kebun membantu petani menyemai bayam di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Sabtu (14/3-2020).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk nyata pendampingan terhadap petani, dan salah satu tugas teritorial dalam mewujudkan program pemerintah untuk menyukseskan swasembada pangan di wilayah. 

Sementara itu Okta sebagai petani bayam menjelaskan bahwa bayam dapat ditanam sepanjang tahun, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Dapat pula ditanam di areal kebun atau pekarangan rumah.

“Biji-biji bayam akan tumbuh setelah 3–5 hari setelah ditebar. Untuk penanaman dengan penyemaian, biji-biji disemai di tempat yang agak teduh. Setelah tingginya mencapai 10 cm, dapat dipindah ke bedengan dengan jarak tanam 20 cm x 40 cm. Pemupukan tanaman seperti pada penanaman langsung,” jelas dia. 

Menurut Babinsa, setelah tanaman berumur 1-1,5 bulan, dengan tinggi yang 20–30 cm, tanaman bayam sudah dapat dipanen dengan cara dicabut beserta dengan akarnya. rls/dp-01

3,156 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia