Danau Kajuwid, Obyek Wisata Andalan Baru

Pelalawan, Indonesia – Selama kepemimpinan M Harris selaku Bupati Kabupaten Pelalawan, dunia kepariwisataan nampaknya mendapat perhatian yang serius untuk dikembangkan. Tujuannya antara lain, untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan itu, misalnya, bagaimana Bupati berupaya membangun sekaligus mepromosikan salah satu obyek wisata yang baru, yakni Danau Kajuwid, yang berlokasi di Kecamatan Langgam.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pelalawan H Zulkifli, sebagaimana dilansir riaupotenza.com, 26 Agustus 2016 lalu pernah menyatakan, danau ini sebelumnya milik bersama masyarakat adat. Awalnya, di danau dilarang menangkap ikan dalam bentuk apa pun. Karena, sekali setahun digelar acara adat menangkap ikan bersama.

Menurut Zulkifli, Danau Kajuwid diambil dari nama pohon, yakni pohon Kaduik yang tumbuh di bantaran danau. Pohon ini bila sudah matang dan jatuh ke danau, akan menjadi makanan ikan, pertanda air akan menjadi dalam. Jadi sebutan warga sekitar dengan dialek mereka, maka nama danau ini sebetulnya Danau “Kajuwid,” bukan “Kajwik,” “Tajuwid” atau “Kajuwik.”

Untuk menuju Danau Kajuwid, akses infrastruktur jalan darat sudah dibangun. Saat memasuki jalan tanah, maka para pengunjung akan melewati pemandangan deretan pohon rindang berukuran cukup besar.

Berkunjung ke danau dengan berkendara mobil atau pun sepedamotor, bisa menyaksikan keindahan sekeliling danau. Bahkan, kendaraan bisa langsung ke pulau yang ada di Danau Kajuwid.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke sana, khususnya bersama keluarga, ada beberapa hal yang dapat menjadi perhatian. Susi Amiliana, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kabid Disbudparpora) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, kepada Tabloid BOS melalui aplikasi WA (WhatsApp), Rabu (17/10-2018) lalu menyebutkan bahwa suasana di danau sangat menarik bagi pengunjung. “Di samping bisa menikmati berbagai kuliner di tepi sungai, wisatawan juga dapat menyaksikan aktifitas nelayan. Juga ada tempat pengelolaan ikan salai, kegiatan keramba perikanan dan lain-lain,” kata Susi.

Menurut Susi, di lokasi danau ada juga beberapa permainan yang sangat menarik, seperti flying fox, banana boat, juga arena outbound yang penuh tantangan. Di samping itu, ada lokasi perkemahan dan gazebo.

Untuk calon wisatawan yang memiliki hobi memancing, perairan danau juga masih menyimpan berbagai jenis ikan. Mulai dari baung, motan, silais, kepituk, gabus dan toman.

Gencarnya promosi untuk menjadikan Danau Kajuwid menjadi salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Pelalawan, itu juga terlihat bagaimana Bupati Harris membuka secara resmi danau ini menjadi lokasi wisata baru di Kabupaten Pelalawan. Pada pembukaan acara tersebut sekaligus dirangkai dengan kegiatan jalan sehat, yang berlangsung pada Selasa (21/8/2018) silam.

Kegiatan jalan sehat dalam rangka promosi Danau Kajuwid itu ternyata mendapat sambutan luar biasa dari pelbagai kalangan yang jumlahnya sampai ratusan peserta.       

Sebagaimana disiarkan pihak Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Pelalawan, usai acara jalan sehat dilepas langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris, para peserta kemudian mengelilingi danau alami yang dibangun oleh Pemkab dan pengelola itu. Lalu, berlanjut dengan senam dan penanaman pohon di sekitar danau.

Harris dalam sambutannya waktu itu mengungkapkan, dibukanya obyek wisata danau untuk umum agar masyarakat semakin mengenal lokasi wisata terbaru ini. “Makanya, dengan kegiatan yang kita laksanakan hari ini, bisa menjadi ajang promosi destinasi wisata lokal bagi masyarakat,” ujar Harris.

Orang nomor sati di Pelalawan itu sempat bercerita, Danau Kajuwid dulu dilelang oleh ninik mamak guna kepentingan kepenghuluan, Kecamatan Langgam untuk keperluan pendidikan, sekolah, guru mengaji. Namun kini dikelola oleh Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan PAD.

Dalam pada itu, Kadisbudparpora Pelalawan Andi Yuliandri pada soft opening (pembukaan) danau, Selasa (21/8/2018) lalu itu mengemukakan, Danau Kajuid sebagai salah satu objek wisata yang memiliki tantangan tersendiri dan menjadi destinasi pariwisata terbaru di Pelalawan.

“Saat ini pengelola danau memiliki salah satu wahana permainan yang telah tercipta, yaitu flying fork dengan 32 wahana permainan pendukungnya,” kata Kadis.

Andi juga menyinggung besarnya investasi yang dibutuhkan untuk pengembangan objek wisata ini membuat Disbudparpora bersama dengan ninik mamak membagi secara bersama, wisatawan akan dikenakan pajak dari permainan yang ada untuk bisa menambah PAD Kabupaten Pelalawan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Riau Sewitri SE, Wabup H Zardewan, Anggota DPRD Pelalawan H Abdullah, Hj Fatmalena dan H Afrizal, Kepala Kemenang Pelalawan HM Rais, Pimpinan PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) diwakili oleh Rudi Fajar, Forkompinda, Sekda Tengku Mukhlis, Ketua TP PKK Hj Ratna Mainar Harris beserta jajaran, Kepala OPD, para camat, pimpinan perbankan, Forum Anak Kabupaten Pelalawan, tokoh agama, masyarakat dan pemuda serta Ketua Komunitas se-Kabupaten Pelalawan.

Acara soft opening sekaligus disanding dengan kegiatan jalan sehat tersebut menyediakan hadiah menarik bagi masyarakat yang beruntung. Sejumlah hadiah hiburan itu merupakan partisipasi dengan memberikan doorprize yang dipersembahkan oleh PT RAPP, PT BNI, PT Bank Mandiri dan PT Bank Riau Kepri.

Pada dasarnya, dua tahun lalu sebelum Harris membuka secara resmi Danau Kajuwid untuk umum, tanda-tanda bahwa Danau Kajuwid merupakan andalan obyek wisata di Negeri Seiya Sekata ini, sudah terlihat.

Di pertengaha bulan Agustus 2016 silam, misalnya, pernah ada 11 utusan pemuda dari 11 negara berkunjung ke Danau Kajuwid. Yakni pemuda dari Republik Ceko, India, Lebanon, Spanyol, Malaysia, Netherland, Philipina, Vietnam, Nepal, Myanmar, Puerto Rico.

Bupati Pelalawan waktu itu bilang, para pemuda tersebut tergabung dalam iven Man of the year tahun 2016, yaitu sosok lelaki masterly, mindful, manly, masculin dan modern yang menjadi role model bagi pemuda dunia yang akan memperkenalkan Indonesia baik di bidang pariwisata dan lainnya.

“Kita merasa terhormat atas kedatangan mereka yang berbagai latarbelakang. Mudah-mudahan Pelalawan semakin menyapa Indonesia dan dunia,” kata HM Harris saat menerima kunjungan pemuda antarnegara dunia waktu itu. tabloid bos/P01

Dikutip dari Tabloid BOS (Bacaan Orang Sukses)                                                                            |N2X*

4,292 total views, 6 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish