Biaya Makan-Minum AKD DPRD Diperkirakan Rp3,1 Jt/Hari

Pekanbaru, Indonesia-Diperkirakan, untuk membelanjai makanan dan minuman para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dalam melaksanakan rapat, rata-rata disiapkan biaya Rp3.112.273,21 setiap hari kerja.

Biaya itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun anggaran 2020. Yakni dari kegiatan Belanja Makanan dan Minuman Rapat, dengan nilai kontrak Rp 697.149.200.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah memutuskan ada 16 hari libur nasional yang “terjadwal” selama tahun 2020.

Adapun jumlah hari libur tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020.

Sebelumnya, SKB itu ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI Syafruddin, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di Kantor Kemenko PMK Jakarta pada Selasa (27/8/2019).

Selain hari libur nasional, oleh karena kegiatan berkaitan dengan konsumsi, maka, tentu tidak ada pengeluaran biaya konsumsi dalam satu bulan selama puasa, yakni selama 20 hari kerja.

Dengan demikian, dalam satu tahun hari kerja untuk kegiatan yang berurusan dengan makanan dan pelepas dahaga itu yakni 260 – 16 – 20 = 224 hari kerja.

Dengan biaya konsumsi selama 2020 sebagaimana nilai kontrak kegiatan Rp697.149.200, maka rata-rata belanja makanan minuman rapat itu per hari jika dihitung-hitung yaitu Rp697.149.200 : 224 = Rp3.112.273,21

Di DPRD Riau yang berjumlah 65 anggota dewan itu sendiri, ada berbagai rapat. Lalu, rapat bagaimana yang makan minumnya dibiayai kira-kira Rp3.112.273,21 setiap hari kerja tersebut?

Muflihun, yang akrab disapa U’un yang belum lama ini ditunjuk Gubernur Riau Syamsuar menduduki jabatan selaku Pelaksana Tugas (PlT) Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Riau, berkali-kali dihubungi dataprosa.com ke ruang kerjanya di gedung DPRD Riau di Pekanbaru, selalu tidak berada di tempat. Selain itu, media ini juga pernah menghubungi U’un melalui sambungan telepon, terhubung tapi tak ada respon. Kemudian lewat aplikasi WhatsApp (WA), sempat terhubung, kemudian tak terhubung.

Begitu juga dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Belanja Makanan dan Minuman Rapat bernama Yurika yang bolak-balik dihubungi dataprosa.com ke ruang kerjanya, staf yang ada di sana menyatakan Yurika tak ada di ruangannya.

Tapi Rina Melati, Kepala Sub Bagian (Subbag) Umum Sekretariat DPRD Riau belum lama ini kepada dtaprosa.com pernah menyebutkan bahwa kegiatan Belanja Makanan dan Minuman Rapat dengan nilai kontrak Rp 697.149.200, itu untuk membiayai rapat-rapat Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

AKD itu sendiri terdiri dari Badan Musyawarah (Bamus), Badan Legislasi (Baleg), Badan Anggaran (Banggar), Badan Kehormatan (BK), Fraksi-Fraksi dan Komisi-Komisi. Untuk Fraksi-Fraksi, biasanya setiap hari Senin mengadakan rapat. Kalau rapat komisi-komisi, tergantung jadwal Komisi.

Jadi, setiap harinya, diperkirakan ada duit yang berasal dari rakyat rata-rata Rp3,1 juta yang disiapkan untuk membeli makanan minuman para personil AKD yang melangsungkan rapat dalam satu hari. Berkaitan dengan aktivitas makan minum ini, duit sebanyak itu beda lagi jika dibanding dengan biaya makan-minum lainnya yang berlangsung di DPRD Riau, yang memiliki alokasi dana sendiri. Misalnya, Belanja Makanan Minuman Kegiatan. Dan, di DPRD Riau itu, seperti yang sudah diberitakan di media ini sebelumnya, berurusan dengan biaya makanan minum ini ada juga dialokasikan untuk para tamu.

Seperti pemberitaan sebelumnya, selain kegiatan Belanja Makanan dan Minuman Rapat dengan nilai kontrak Rp697.149.200, dalam tahun ini juga di DPRD Riau ada proyek Belanja Makanan Minuman Kegiatan dengan nilai kontrak Rp299.342.400. Jika dihitung-hitung, biaya per hari yaitu Rp299.342.400 : 224 = Rp1.336.350.

Menurut Rina Melati yang juga selaku PPTK Belanja Makanan Minuman Kegiatan, Sekretariat DPRD Riau kepada dataprosa.com, konsumsi makanan minuman yang dibiayai proyek senilai Rp299.342.400, ini yakni untuk kegiatan senam yang hanya berlangsung setiap hari Kamis saja. Di samping itu, dari proyek ini juga ada biaya untuk makanan minuman petugas pengamanan saat sewaktu-waktu berlangsungnya aksi demo di DPRD Riau mulai pagi hari hingga selesai. Aksi demo ini sifatnya temporer.

Di samping itu, masih berkaitan dengan biaya makan-minum, seperti yang sudah diberitakan media ini sebelumnya, di lembaga legislatif Riau itu ada kegiatan dengan nilai kontrak Rp1.036.768.000, yaitu Belanja Makanan dan Minuman Tamu.

Menyangkut konsumsi makanan dan minuman untuk tamu tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Provinsi Riau Tengku Aznom pernah mengatakan kepada dataprosa.com melalui aplikasi WhatsApp (WA), Rabu, 8 April 2020 lalu, Belanja Makanan Minuman tamu juga dialokasikan untuk tamu-tamu pimpinan DPRD yang terjadwal maupun insidentil.

“Biaya makan-minum dianggarkan pada asumsi kondisi normal dan pelaksanaannya dibayarkan bertahap sesuai yang dipergunakan,” sebut Tengku Aznom.

Kalau dihitung-hitung, duit untuk membeli makanan dan minuman para tamu DPRD Riau rata-rata per hari yaitu Rp1.036.768.000 : 224 = Rp4.628.428,57.

Dengan demikian, di DPRD Riau diperkirakan sepanjang 2020 ada aktivitas rata-rata per hari Belanja Makanan dan Minuman Rapat Rp3.112.273,21, Belanja Makanan dan Minuman Kegiatan Rp1.336.350, dan Belanja Makanan dan Minuman Tamu Rp4.628.428,57.

Hitung-hitungan biaya-biaya makanan dan minuman pelbagai kegiatan di DPRD tersebut belum dipotong biaya seperti Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 yang dipotong dari nilai kontrak dan biaya lainnya ((kalau ada). Dan yang pasti, berbagai proyek makanan dan minuman di DPRD Riau itu dirancang sebelum terjadinya peristiwa wabah covid 19 yang berlangsung hingga kini.

Tidak diketahui, apakah pengeluaran belanja makanan minuman tersebut berpengaruh terhadap terjadinya wabah covid 19? Umpamanya, apakah intensitas rapat atau pun kegiatan dalam situasi covid 19, berkurang? Yang tahu pasti, ya Muflihun, PlT Sekretaris DPRD Riau. dp-01

3,734 total views, 6 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish