Bosda “tidak Jelas”? Guntur Bantah Pernyataan Isjoni
Ilustrasi
Pekanbaru, Indonesia–Ketua Komite SMKN 2 Pekanbaru H Isjoni Ishaq menyatakan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Riau keberadaannya “tak jelas.” Bahkan dia menyebutkan, “Gak tahu.”
Selain BOS Daerah Provinsi Riau, Isjoni juga mengungkapkan, BOS Nasional (Bosnas) yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk SMK hanya Rp1.600.000 per tahun untuk setiap pelajar. “Itu pun Maret 2020 baru clear. Dana Bosnas sampai sekarang belum keluar,” katanya.
Isjoni mengemukakan hal itu di hadapan ratusan orangtua/wali murid Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kota Pekanbaru yang hadir pada acara silaturahmi antara orangtua/wali murid kelas X dengan pihak Komite Sekolah, Sabtu (24/8-2019) di Hotel Furaya, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Selain Ketua Komite SMKN 2 Pekanbaru H Isjoni selaku pihak pengundang, turut hadir Ketua Forum Komite (Forkom) SMA/SMK/SLB Negeri Provinsi Riau H Delisis Hasanto, Wakil Ketua Forkom Riau Iva Desman dan Wakil Sekretaris Forkom Riau Ujang Tanjung dan Khalis Binsar Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Riau Rudyanto.
Benarkah Bosnas tahun 2019 ini untuk SMKN (SMAN) baru akan dibayar pada Maret tahun depan? Kemudian, apa benar Bosda Riau tahun 2019 ini tak jelas pembayarannya?
Untuk mengonfirmasikan hal itu, dataprosa.com berkali-kali menghubungi baik Kepala Bidang SMA maupun SMK di Dinas Pendidikan Provinsi Riau, selalu tidak berada di tempat.
Pada Senin (9/9-2019), dataprosa.com berupaya menemui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudyanto di kantornya. Pertama-tama, Syukri, penerima tamu Kepala Dinas meminta wartawan dataprosa.com mengisi buku tamu, dan menuliskan keperluannya apa. Wartawan media ini mencatat di buku tamu, dengan keperluan untuk konfirmasi berkaitan dengan keberadaan dana BOS.
Sesudah membaca isi buku tamu yang ditulis wartawan, Syukri pun mengucapkan, “Bapak (Rudyanto, red) dinas luar. Silakan Bapak menghubungi Pak Guntur yang membidangi dana BOS,” perintah Syukri.
Sesuai arahan Syukri, selanjutnya dataprosa.com menghubungi Muhammad Guntur, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dana BOS Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
“Kalau dikatakan dana Bosda ‘tidak jelas,’ itu tidak benar. Dana Bosda tahun 2019 sudah dibayar seluruhnya,” ujar Guntur.
Guntur membantah jika ada yang mengatakan pembayaran dana Bosnas maupun Bosda, terkendala. Menurut penjelasan Guntur, pembayaran dana Bosda Provinsi Riau sudah beres seluruhnya. Begitu juga dengan dana Bosnas, pembayarannya lancar.
Dia menguraikan, pembayaran Bosda tahun 2019 dianggarkan pada tahun anggaran 2018. “Karena pada tahun 2018 lalu sudah ketuk palu di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau, red),” terangnya. p-01
3,192 total views, 9 views today
