Danrem: TNI Komponen Penting dalam Pertahanan Negara

Dialog Interaktif di Stasiun RRI Pekanbaru.

Pekanbaru, Indonesia–Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI Tahun 2019, Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT berkesempatan mengikuti Dialog Interaktif dengan masyarakat Provinsi Riau, di Stasiun RRI Pekanbaru, Jl Sudirman, Pekanbaru, Rabu (2/10/2019).

Selain Danrem, hadir sebagai narasumber pada acara Dialog Interaktif tersebut Wakil Gubernur Riau dan Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. 

Dialog interaktif itu mendapat tanggapan yang sangat baik dari masyarakat Riau, dengan banyaknya telepon interaktif yang masuk mengajukan pertanyaan maupun dukungan positif terhadap peran dan tugas TNI di wilayah Provinsi Riau.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan bahwa TNI merupakan komponen penting dalam pertahanan negara. “Untuk itu, ke depan TNI akan terus melakukan penyesuaian mengikuti perkembangan khususnya perkembangan teknologi. Karena saat ini banyak cara yang dilakukan untuk melemahkan hati dan pikiran rakyat melalui teknologi. Inilah salah satu tugas Komando teritorial yaitu mempertahankan ketahanan wilayah masing masing termasuk di dalamnya membentengi hati dan pikiran masyarakat dari serangan ataupun upaya menciptakan opini supaya berpihak ke pihak lawan,” ujar Danrem.

Danrem menyampaikan, jati diri TNI ada 4, yaitu Tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara kebangsaan. Jati diri TNI ini selaras dengan tema HUT ke-74 TNI kali ini, yaitu “TNI Professional Kebanggaan Rakyat.”

Dalam kesempatan yang sama Wagubri mengapresiasi kinerja TNI khususnya dalam mengatasi Karhutla di Provinsi Riau bersinergi dengan Pemda, Polri, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat dan semua pihak sehingga bencana Karhutla dapat teratasi. Hal ini menunjukkan bahwa jika permasalahan dilakukan secara bersinergi insyaalah masalah akan teratasi.

Selanjutnya dalam dialog interaktif tersebut Wagubri juga menyampaikan bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat tidak bisa dipungkiri. Rakyat adalah ibu kandung TNI, karena dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, TNI belum ada, tapi Indonesia bisa merdeka berkat perjuangan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh agama, guru, dan seluruh rakyat Indonesia.

Di akhir dialognya Wagubri juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 TNI semoga TNI semakin dicintai rakyat. penrem031/p-01

3,061 total views, 9 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish