Gedung SMAN 17 Pekanbaru Bertahun-tahun Mubazir: Perhatian Komisi V DPRD Riau

Riau, Indonesia–Hingga kini, gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 17 Pekanbaru yang sudah dua tahun lebih dibangun, belum ditempati.

SMAN 17 memiliki puluhan siswa. Pada Senin, 19 Februari 2024 lalu, sekolah yang beralamat di Jalan Fajar Raya, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau itu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang pertama. Namun perayaan bukan dilaksanakan di Gedung SMAN 17.

Itu artinya, di tahun 2024 para murid sudah masuk ke tahun ajaran kedua. Jadi, murid naik ke kelas XI (dua).

Dengan demikian, pada 2025 ini, para pelajar di sana ada yang sudah duduk di kelas XII (kelas tiga). Selanjutnya, di tahun mendatang, jika gedung sekolah belum juga ditempati, maka banyak murid SMAN 17 Pekanbaru bakal menjadi alumni SMAN 17 yang sama sekali tak pernah belajar di gedung SMAN 17 Pekanbaru.

Selama ini, guru dan murid melakukan kegiatan belajar-mengajar di Ruangan Wisma Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) milik Pemerintah Provinsi (Pempeov) Riau di Jalan Wisma PGRI, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

“Komisi V sudah pernah RDP (Rapat Dengar Pendapat, red) dengan Disdik (Dinas Pendidikan Riau, red) mendesak supaya digunakan,” jawab Robin Hutagalung, Sekretaris Komisi V, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, Kamis (7/8-2025) di Lobby Ruang Medium, Gedung DPRD Riau di Pekanbaru kepada dataprosa.com dengan menekankan agar Gedung SMAN 17 segera digunakan.

Lalu, mengapa hingga kini kegiatan belajar-mengajar di gedung sekolah belum juga terlaksana?

Menurut Robin, mungkin ada faktor-faktor lain seperti faktor teknis, misalnya kondisi yang ada. Dia menyebut, akses Jalan Fajar Raya menuju gedung sekolah agar diperbaiki.

Kepada dataprosa.com Robin menekankan, persoalan SMAN 17 Pekanbaru sudah menjadi perhatian Komisi V, DPRD Riau.

Sebagaimana diketahui, SMA/SMK Negeri di Provinsi Riau, khususnya di Pekanbaru, masih mengalami kendala karena belum mampu menampung seluruh siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Riau. Sedangkan di sisi lain, ada gedung SMAN yang sudah dibangun, namun selama bertahun-tahun mubazir karena tidak difungsikan. red

1,536 total views, 3 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish