Gelar Mubes: Tolok Ukur Suksesnya PRPB 2024-2028
Riau, Indonesia-Punguan Raja Panjaitan dohot Boru (PRPB) Kota Pekanbaru melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes), Sabtu (11/11-2023) di Hotel Parma Indah, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Pelaksanaan Mubes yang dalam bahasa Batak dikenal dengan Rapat Bolon itu sudah mengalami proses panjang. Sejak penetapan Panitia (Pengarah/Organizing Committee dan Pelaksana Teknis/Organizing Committee) sudah melakukan beberapa kali rapat secara intensif. Ketua Panitia A Panjaitan Boru Ritonga (Oppu Gwen) dalam sambutannya mengemukakan, Mubes baru dapat terlaksana pada Sabtu (11/11-2023).
A Panjaitan menyampaikan, ada pun peserta rapat 50 kepala keluarga (KK) mewakili 4 keturunan Raja Panjaitan yang terdiri dari Martibi Raja, Raja Dogor, Raja Siponot dan Raja Sijanggut serta diikuti Pengurus PRPB Kota Pekanbaru 2020-2024.
Pada kesempatan itu dalam sambutan mewakili Penasehat, W Panjaitan Boru Hutagaol (Oppu Odette) menyampaikan terimakasih kepada Panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan Mubes sehingga dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya disampaikan salut dan terima kasih kepada Pengurus PRPB Kota
Pekanbaru periode 2020-2024 di bawah kepemimpinan Friando Hamonangan Panjaitan Boru Sitorus yang telah bekerja dengan baik, dan banyak melakukan perubahan-perubahan yang baik dalam menjalankan PRPB Kota Pekanbaru.
Sejak PRPB Kota Pekanbaru berdiri pada 1963, baru kali ini dilaksakan Mubes bertaraf organisasi secara nasional, yang dilaksanakan sesuai dengan mekanisme organisasi pada umumnya.
Di akhir sambutannya, W Panjaitan mengajak semua peserta agar benar-benar serius mengikuti Mubes dengan baik untuk membahas dan menetapkan keputusan-keputusan yang terbaik untuk kemajuan PRPB Kota Pekanbaru ke depan.
Mangasa Panjaitan Boru Hasibuan (Oppu Ni Si Zevanya), salah seorang Pimpinan Sidang yang juga anggota Steering Committee mengatakan, rancangan materi Mubes juga telah dipersiapkan oleh steering committee dengan baik melalui beberapa kali rapat yang merupakan materi pembahasan untuk ditetapkan dalam Mubes.
Mubes menetapkan 12 Ketetapan yang menjadi pedoman bagi Pengurus terpilih Periode 2024-2028.
Selanjutnya Mangasa Panjaitan mengemukakan, dari 12 Ketetapan
tersebut, 5 Ketetapan penting yaitu Ketetapan tentang Struktur
Kepengurusan PRPB Kota Pekanbaru yang lebih ramping dari sebelumnya yang dapat menjadi motor penggerak organisasi dalam pelayanan anggota; Ketetapan tentang Garis Besar Program Kerja yang akan dilaksanakan Pengurus Baru dalam pelayanannya kepada anggota seperti bidang organisasi dan keanggotaan dalam rangka pendataan keanggotaan yang valid di PRPB Pekanbaru; Bidang Hukum dalam rangka pelaksanaan penyuluhan hukum dan siap melayani persoalan hukum anggota; Bidang Sosial dalam rangka melayani anggota baik dalam suka (pernikahan) dan duka (kematian) serta persoalan sosial lainnya; Bidang Kepemudaan dalam rangka membentuk wadah pembinaan generasi muda Panjaitan, Boru, Bere, Ibebere ke arah yang positif, terutama cinta budaya Batak, bangga jadi Panjaitan, dan lain-lain.
Demikian juga Bidang Peningkatan sumber daya manusia (SDM) berupaya melakukan pelatihan-pelatihan bagi generasi muda untuk menghadapi lapangan kerja. Hal penting lain sebagai perkumpulan marga adalah Bidang Seni dan Adat agar membuat pedoman/panduan pelaksanaan adat baik suka maupun duka agar setiap acara dapat berjalan lancar dan baik. Juga agar dilaksanakan pelatihan Parsinabung, dan kegiatan seni budaya dalam melestarikan budaya terutama bagi generasi muda.
Ketetapan tentang Tim Formatur yang diisi dari unsur 4 keturunan Panjaitan sebagai anggota dalam melengkapi personalia kepengurusan PRPB Kota Pekanbaru 2024-2028; Ketetapan Amandemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga juga dilakukan dalam beberapa perbaikan, karena AD/ART adalah ROH perjalanan organisasi dalam melaksanakan aktivitasnya; yang tidak kalah pentingnya
adalah Ketetapan tentang Ketua Umum PRPB Kota Pekanbaru periode 2024–2028.
Secara umum hasil rapat keturunan Panjaitan yang tiga (Martibi Raja,
Raja Dogor, Raja Sijanggut) meminta kesediaan Ketua Umum periode 2020-
2024 dari pihak Raja Siponot untuk meneruskan kepemimpinan.
Friando Hamonangan Panjaitan justru
menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kembali. Karena kondisi fisik yang tidak mendukung, dengan rasa hormat dirinya tidak dapat menerima permintaan tersebut.
Akhirnya sidang Mubes mengembalikan kepada Forum Mubes, yang pada saat Mubes adalah giliran Martibi Raja untuk memimpin PRPB Kota Pekanbaru periode
2024-2028.
Namun karena tidak memiliki Calon, maka peserta Martibi Raja, Raja Dogor, Raja Sijanggut dalam rapatnya sepakat mengajukan calon terpilih kepada forum Mubes yang akhirnya mendapat kesepakatan bersama bahwa Ketua Umum terpilih 2024-2028 adalah Oppu Gwen Panjaitan.
Ketua Pimpinan Sidang Friando Panjaitan akhirnya dengan mengucapkan Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa secara resmi menutup Mubes PRPB Kota Pekanbaru tepat pada pukul 22.00 WIB. mp
2,893 total views, 3 views today
