Jalan Nasional Rusak, Muatan Armada Lebihi Kapasitas Jalan Bebas Lalu-Lalang
Pekanbaru, Indonesia–Kuat indikasi, ruas Jalan Nasional khususnya yang mengarah ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, rusak.
Dari pengamatan dataprosa.com, kerusakan itu terjadi diduga kuat akibat muatan angkutan barang yang melebihi kapasitas jalan.
Menurut informasi dari masyarakat, Jalan Nasional yang hanya bekapasitas muatan sumbu terberat (MST) 8 ton, digilas angkutan yang bermuatan 33-35 ton. Akibatnya, ruas jalan babak-belur di mana-mana.
Dari literatur dan akal imitasi (AI, Artificial Intelligence) yang dirangkum dataprosa.com, yang dimaksud Muatan Sumbu Terberat (MST) 8 ton adalah batas beban maksimum per sumbu yang diizinkan untuk Jalan Kelas II dan Jalan Kelas III di Indonesia, sesuai Peraturan Pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk melindungi infrastruktur jalan dari kerusakan. Jalan Kelas I bisa 10 ton, sedangkan Jalan Kelas II dan III (termasuk IIIa, IIIb, IIIc) umumnya memiliki daya dukung MST 8 ton.
MST yaitu berat maksimum yang diizinkan untuk satu sumbu tunggal roda ganda kendaraan yang melintas di jalan, diukur dalam ton.
Klasifikasi Jalan dan MST:
Jalan Kelas I: Jalan arteri dan kolektor utama, MST = 10 ton.
Jalan Kelas II: Arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan, MST = 8 ton.
Jalan Kelas III (termasuk IIIa, IIIb, IIIc): Arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan, MST = 8 ton.
Salah satu perusahaan angkutan batubara yang diduga membawa muatan melebihi kapasitas jalan yakni PT Global, perusahaan yang bergerak di bidang angkutan batubara dari Lubuk Jambi ke Perawang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Menurut sopir yang mengaku berisinial AL kepada dataprosa.com, Sabtu (20/12-2025), mobil yang dia bawa muatannya rata-rata 33-35 ton.
“Dan itu bukan mobil aku saja. Bisa dikatakan, semua armada yang tergabung dalam perusahaan itu,” ungkapnya. AL menjelaskan, pihaknya berangkat dari Lubuk Jambi sampai ke Perawang, lokasi pembongkaran.
Dari pengamatan dataprosa.com, armada PT Global yang berada di jalan Siak 2, Pekanbaru, sangat tidak beraturan. Sekitar 50 unit armadanya parkir di sembarang tempat, bahkan di sepanjang sisi kiri-kanan jalan. Akibatnya, kendaraan yang melintas di sana dikhawatirkan rawan kecelakaan.
Menurut warga, Jalan Siak 2 merupakan Jalan Nasional, yang hanya berkapasitas MST 8 ton.
Deni Humas PT Global yang dihubungi melalui ponsel yang diberikan di Pos Security kepada dataprosa.com, awalnya mengangkat ponsel-nya. Mengetahui yang menelepon adalah wartawan dataprosa.com, dia buru-buru memutus hubungan telpon. rh
654 total views, 6 views today
