Korem 031/WB Terima Tim Terpadu Kebakaran Hutan Dan Lahan Provinsi Sumatera Utara
Pekanbaru, Indonesia-Dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Republik Indonesia, Tim Terpadu Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Studi Banding penanganan Karhutla ke Provinsi Riau, Kamis (12/3/2020).
Kepala BPBD Sumatera Utara selaku Ketua Tim mengucapkan terima kasih kepada Danrem 031/WB beserta seluruh jajarannya atas sambutan yang diberikan terhadap Rombongan Tim Karhutla Provinsi Sumatera Utara.
“Maksud kedatangan Kami ke wilayah Provinsi Riau adalah untuk Studi banding dan mempelajari penanganan Karhutla oleh Satgas Karhutla Provinsi Riau. Wilayah Provinsi Sumatera Utara termasuk dalam wilayah dengan Potensi Bencana yang cukup Tinggi. Salah satunya Karhutla terutama dalam memasuki musim panas tahun ini. Dalam Studi Banding di Korem 031/WB kami ingin belajar tentang Peran TNI dalam penanggulangan Karhutla.”
“Saya ucapkan selamat datang kepada Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara DR.Ir.H.Riadi Akhir Lubis beserta Rombongan di Korem 031/WB.
Penanganan Karhutla di Provinsi Riau kami bagi menjadi 2 Pola yaitu pola Pencegahan dan pola Penanggulangan.
Untuk Pencegahan kami melaksanakan Sosialisasi, Patroli, pembuatan Demplot dan pemadaman awal.
Sosialisasi Kami lakukan hampir di semua tempat, baik itu Instansi Pemerintah, Dunia Usaha Sekolah/Kampus,Tempat Ibadah hingga ke pelosok desa. Yang tidak kalah pentingnya Sosialisasi kami lakukan dalam dunia Maya melalui Media Sosial. Sedangkan Patroli Satgas Darat Karhutla Provinsi Riau mengajak Masyarakat, dunia usaha dan instansi Pemerintah daerah serta Masyarakat. Untuk Demplot dengan memberdayakan masyarakat agar mendapat penghasilan lebih sehingga tidak melakukan Karhutla dengan melibatkan Dinas pertanian, perkebunan dan perikanan.Sedangkan pemadaman awal apabila terjadi karhutla, maka secepat mungkin dilaksanakan pemadaman sehingga Karhutla tidak menjadi besar.
Dalam penanggulangan Karhutla ketersediaan sumber Air dan alat pemadam menjadi faktor utama bagi Satgas Darat, maka sangat diperlukan dibuatnya Sekat Kanal dan embung sebagai tempat menampung air.Kita harus membangun sistem tetapi terlebih dahulu harus membangun mental. Dalam upaya mengantisipasi Karhutla di wilayah Satgas Darat telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan terjadinya Karhutla serta menyiapkan personel dan materiil yang siap di gerakan.” Ujar Danrem 031/WB.
Danrem 031/WB selaku Dansatgas Darat juga memberikan gambaran tentang kekuatan personel dan Materiil dalam penanggulangan Karhutla serta memberikan gambaran tentang lahan gambut yang sering terjadi Karhutla.
Sebelum meninggalkan Ruang Yudha Korem 031/WB Kepala BPBD Sumatera Utara memberikan Cindera Mata Kepada Danrem 031/WB.
Kasrem 031/WB Kol.Inf Asep Nugraha, S.E., M.Si bersama Para Kasi Rem 031/Wab dan Kapenrem 031/WB mendampingi Danrem dalam menyambut Tim Terpadu kebakaran hutan dan lahan Provinsi Sumatera Utara. Acara Studi banding diakhiri dengan melakukan foto bersama. (Penrem031)
3,257 total views, 9 views today
