Percepat Proses Pemadaman Titik Api Di Kota Dumai Danrem 031/WB Kerahkan Personel Denrudal 004/Dumai

Pekanbaru, Indonesia–Cuaca panas beberapa waktu belakangan ini menyebabkan titik api muncul di Kota Dumai, menyikapi hal tersebut Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT menerjunkan 60 orang personel Denrudal 004 Dumai guna mempercepat proses pemadaman dan pendingin titik api tersebut. Personel Denrudal 004 Dumai yang di kerahkan untuk bantuan kendali operasi (BKO) ini nantinya juga akan bertugas mengantisipasi dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0320/Dumai. Pasukan ini nantinya akan langsung bergabung dengan tim pemadam kebakarah hutan dan lahan yang telah terlebih dahulu bekerja memadamkan api seperti dari TNI Polri, BPBD, Manggala agni, masyarakat peduli kebakaran hutan dan lahan dan personel perusahaan yang ada di Dumai yang diperbantukan untuk menangani permasalahan kebakaran hutan dan lahan, Senin (02/03/20).

Dandim 0320/Dumai Letkol Inf Irdhan, SE, MM  menjelaskan, “Sesuai dengan perintah Danrem 031/WB mulai hari ini, 60 orang personel Denrudal akan langsung bertugas membantu upaya pemadaman dan pendinginan di wilayah Dumai,” ujarnya, Minggu (01.03.20).
Pasukan BKO tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua tim dan akan dikerahlan ke dua lokasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan dan wilayah Teluk Makmur, Kecamatan Medang kampai. “Selama bertugas melakukan pemadaman dan pendinginan titik api, pasukan TNI dari Denrudal 004 ini akan dibekali 9 unit mesin ministreker, 1 mesin robin, 1 mesin mex3 dan 1 unit alat berat beko dalam menunjang kinerja mereka di lapangan agar titik api dengan cepat dipadamkan,  kata Dandim.

Selain melakukan pemadaman dan pendingan, personel Denrudal 004 ini juga dibekali pemahaman dan ilmu tentang Karlahut yang nanti diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar lokasi kebakaran. Harapannya dengan adanya penambahan Pasukan BKO dari Denrudal 004 ini semoga api dapat segera dipadamkan dan semoga upaya yang dilakukan membuahkan hasil sesuai harapan kita semua. “Kita menghimbau masyarakat cepat sadar untuk meninggalkan tradisi dan pola lama dalam kegiatan buka lahan dengan di bakar dan masyarakat segera merubah minset cara pola bertanam yang benar tanpa menimbulkan bencana Karhutla,” tegas Dandim. (Pen031)

3,279 total views, 3 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish