Prajurit Yonif 133/YS “Langganan” Juara Lari

Pratu Beny Ardinata dari Yonif 133/YS Padang juara lomba lari 10K “Pekanbaru Run 2019" yang berlangsung Minggu (30/6/19).

Pekanbaru, Indonesia–Pratu Beny Ardinata dari Batalyon Infanteri (Yonif) 133/Yudha Sakti (YS) Padang, kembali menjuarai ajang lomba lari. Kali ini muncul sebagai pelari tercepat pada lomba lari 10 Kilometer (10K) “Pekanbaru Run 2019” yang merupakan rangkaian acara Archievement Sport Tourism 2019.

Iven lomba lari tersebut digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dengan tiga kelas perlombaan yang dilaksanakan yakni untuk kategori 3K, 5K dan 10K.

Ketua KONI Pekanbaru, Anis Murzil melepas 800 peserta lomba Run 3, 5 dan 10K dari depan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Minggu (30/6/19) pagi.

Untuk lari 10K, itu peringkat dua diraih Yunus dan peringkat ketiga oleh Khairullah. Sedangkan kategori 10K putri muncul pada peringkat pertama Yura, kedua Dwi Tiansi dan ketiga Suci.

Saat diminta pendapatnya atas prestasi yang diraihnya, Pratu Beny merasa sangat senang dan bangga bisa memberikan yang terbaik kepada satuannya Yonif 133/YS, Korem 032/Wirabraja dan ke depan berharap bisa terus memberikan yang terbaik.

Dalam pada itu, Ketua KONI Pekanbaru berharap, kegiatan olahraga ini dapat meningkatkan spirit olahraga, khususnya di kalangan generasi muda dan masyarakat untuk mencari atlet pemula di cabang olahraga lari. Dia menambahkan, bagi yang berprestasi akan diberikan pembinaan. Selain itu, Anis juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya. Di samping untuk menggelorakan semangat olahraga, juga bisa sebagai cara untuk mempromosikan Kota Pekanbaru sebagai kota yang cerdas dan madani, seiring dengan visi Wali Kota Pekanbaru, Firdaus-Ayat menjadikan Kota Pekanbaru menjadi kota yang smart city Madani,” ujarnya.

Data yang dihimpun dataprosa.com dari berbagai sumber, untuk ajang kejuaraan lomba lari, Pratu Beny bukan hanya kali ini saja berhasil meraih prestasi. Prajurit dari Yonif 133/YS itu acap kali menjuarai berbagai ajang lomba lari. Bahkan sudah menjadi “langganan.”

Sebagai contoh, Putra kelahiran Tarok, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat pada 19 Mei 1996 itu tercatat sebagai pelari terbaik dan tercepat pada kelas 5 Kilometer Air Force Run 2019 Pekanbaru yang digelar Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, di Kompleks Lanud Pekanbaru, pada Minggu, 31 Maret 2019 lalu, dalam rangka “Bulan Dirgantara 2019.” Dari 3000 peserta, Pratu Beny menduduki peringkat pertama.

Tak hanya sampai di situ, pada ajang Lomba Lari Internasional di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung pada Sabtu (22/9/18), prajurit Yonif 133/YS itu merebut juara III. Saat itu, pangkatnya masih Prajurit Dua (Prada).  

Lomba lari jarak jauh kategori 25K di Samosir itu diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah dan pelari dari berbagai negara di antaranya Singapura, Malaysia, Kenya, Jepang, Amerika dan Inggris. Saat itu tampil sebagai juara I Berman Siahaan dari Kota Medan, diikuti juara II direbut Samson dari Kenya.

Ada pun prestasi lain yang diperoleh Pratu Beny dari ajang lomba lari, antara lain juara III Lomba Lari Lintas Wisata Nasional Padang 2017, juara I Lomba Lari Simpati Loop Padang 2017, juara I Sawahlunto Coal Trail 2017, pada akhir 2017 juara III Lomba Lari HUT Kota Bengkulu ke-298, juara II Insu Run Padang 2017, juara II Wirabraja 10K 2018, juara II 10K Sumbar, juara I 10K Trail Pekanbaru 2018 dan juara II Pekanbaru Running Tour 2018. berbagai sumber/penrem031/p-01

7,300 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia