Danrem Hadiri Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla
Pekanbaru, Indonesia–Danrem 031/WB Brigjen TNI M.Fadjar, MPICT menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau tahun 2020.
Rakor yang digelar dalam rangka mengantisipasi, menanggulangi dan meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau itu dilaksanakan di Aula Pauh Janggi, Komplek Gubernuran, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (11/2/2020) malam.
Turut hadir dalam Rakor tersebut, Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Harmensyah, Ketua DPRD Riau H Indra Gunawan Eet, Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi bersama anggota forum rektor, Kajati Riau Dr Mia Amiati, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma TNI Roni Irianto, bupati/walikota se-Provinsi Riau, Kepala BPBD Provinsi Riau H Edwar Sanger, Kepala BPBD se-kabupaten kota, perwakilan perusahaan dan dunia usaha di Riau.
Penetapan status siaga darurat Karhutla di Provinsi Riau langsung dilakukan oleh Gubernur Riau H. Syamsuar, maka mulai 11 Februari-31 Oktober 2020 Riau resmi berstatus Siaga Darurat Karhutla. Penetapan Status Siaga Karhutla ini berdasarkan pantauan Hotspot di berbagai Wilayah,Terutama di wilayah Kabupaten Bengkalis, Dumai, Siak, Rohil dan Kepulauan Meranti.
Dengan ditetapkannya Status Siaga Darurat Karlahut di Provinsi Riau maka semua pihak mulai dari Pemerintah Daerah, Perusahaan Koorporate yang beroperasi di Riau serta masyarakat siap bekerjasama mengatasi Karhutla di wilayahnya masing-masing.
Di samping itu Danrem 031/WB juga menyampaikan pihaknya sangat mendukung penetapan penetapan Status Siaga Darurat Karlahut di Provinsi Riau.
“Dengan begitu Riau dapat mempersiapkan lebih dini dalam menanggulangi Karhutla karena Perintah Presiden jangan sampai terjadi bencana asap yang disebabkan oknum tak bertanggung jawab apalagi sampai melintas hingga ke negara tetangga. Semoga kita dapat mengantisipasi hotspot dan berupaya secara bersama-sama merubah mainset masyarakat dalam membuka lahan dan kebun yang lebih baik dan aman tanpa membakar Kerjasama kita semua pastinya akan dapat mencegah terjadinya Karhutla” jelas Danrem 031/WB. (penrem031)
2,606 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini
