Kuat Indikasi Proyek Perpipaan IPA IKK di Rohul Sarat KKN

Pekanbaru, Indonesia-Di sejumlah daerah di Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul), Provinsi Riau, ada sejumlah kegiatan Perpipaan IPA IKK. Di antaranya berlokasi di Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun. Kemudian di Desa Tambusai dan Tambusai Utara.

Proyek perpipaan tersebut dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) melalui Bidang Cipta Karya.

Untuk pengerjaan perpipaan di Desa Koto Tandun, misalnya, pemenang tendernya CV Muara Jaya Abadi yang beralamat di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan dengan nama tender: “Pengembangan Jaringan Perpipaan IPA IKK Desa Koto Tandun Kec. Tandun,” ini dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rohul Tahun Anggaran 2021.

Lalu, pemenang tender proyek Pengembangan Jaringan Perpipaan IPA IKK di Tambusai dimenangkan CV Muara Kemilau, yang juga beralamat di Pekanbaru yang sumber dananya dari APBD Rohul 2020. Sedangkan di Tambusai Utara, pemenangnya CV Watashiwa Miazawa yang beralamat di Pasir Pengaraian dengan sumber dana APBD Rohul 2020.

Sebagaimana dilansir gentaonline.com, Rabu (16/6-2021), Ketua Bidang Investigasi Lapangan Dewan Perwakilan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemberantas Korupsi (DPD LSM LPK) Provinsi Riau Kennedy Santosa menyebutkan, pihaknya sudah melakukan investigasi ke lokasi proyek.

Menurut Kennedy, pada pelaksanaan proyek Pengembangan Jaringan Perpipaan IPA IKK tersebut, ada perbedaan antara hasil pekerjaan di lapangan dengan Rencana Anggaran Biaya ((RAB). Untuk pemasangan pipa Tambusai dan Tambusai Utara, umpamanya, tidak sesuai dengan RAB.

“Jika merunut RAB-nya, penggalian lubang untuk pipa seharusnya 120 sentimeter. Namun kenyataan di lapangan, rata-rata hanya berkisar 50 sentimeter. Kita sudah turun dan cek langsung” ungkap Kennedy, Selasa malam (15/6-2021) di Pekanbaru.

Kennedy mengungkapkan, hasil pekerjaan dibanding dengan RAB-nya, terpangkas berkisar 50-70 sentimeter. “Lari dari RAB. Itu rata hampir di 3 kecamatan yang kita kunjungi. Berapa banyak itu uang yang ‘dimakan?'” ujar Kennedy.

Tak hanya itu. Kennedy juga menandaskan, dari informasi yang dikumpulkan dari lapangan, ketiga pemenang tender tadi diduga kuat berkolusi dengan oknum petinggi-petinggi di Dinas Perkim Kabupaten Rohul.

Berdasarkan catatan datapross.com dari hasil pengumuman lelang, ada pun pagu paket proyek Pengembangan Jaringan Perpipaan IPA IKK Desa Koto Tandun Kec. Tandun Rp930.000.000,00 dengan
Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paket Rp929.550.590,67. Ada pun harga penawaran yang diajukan CV Muara Jaya Abadi selaku pemenang, yakni Rp817.000.000,00

Untuk pagu paket Pengembangan Jaringan Perpipaan IPA IKK Tambusai Rp 810.000.000,00 dengan HPS paket Rp 809.438.755,79. CV Muara Kemilau selaku pemenang mengajukan penawaran Rp 710.982.045,29.

Sedangkan untuk pagu paket pekerjaan proyek Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan IPA IKK Tambusai Utara Rp 880.000.000,00 dengan HPS paket Rp 879.202.939,58. CV Watashiwa Miazawa selaku pemenang mengajukan penawaran Rp824.909.479,87.

Dikutip dari gentaonline.com, Kepala Dinas Perkim Rokan Hulu Heri Islami melalui Kabid Cipta Karya Hadi Zulfadhlan mengatakan, kedalaman penggalian lubang untuk pipa itu bervariasi. “Saya tidak ingat pasti. Tapi ada gambarnya. Itu kan bervariasi. Tergantung ukuran pipanya,” ujarnya, Rabu (16/6).

Ia menambahkan, kedalaman lubang galian pipa tergantung spek dan posisinya. “Tidak semuanya harus 120 sentimeter,” sebutnya. dp-01

4,101 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia