Wagub Ajak ASN Dukung Kebangkitan Zakat Di Riau

Wakil, Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.

Pekanbaru, Indonesia – Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau agar taat dalam mengeluarkan zakatnya. Mengingat zakat merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim. Ajakan tersebut disampaikan Edy Natar usai membuka rapat koordinasi unit pengumpulan zakat Baznas Provinsi Riau di lingkungan Pemprov Riau, di salahsatu hotel di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.  

Menurut Edy Natar setelah zakat terkumpul, akan diberdayakan untuk meringankan beban yang membutuhkan, seperti yang dilansir di Mediacenter.riau.go.id.

“Dengan pemberdayaan zakat ini, nanti kita bisa kumpulkan zakat untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan bantuan. Itulah namanya kehidupan dalam Islam,” kata Edy.

Wagubri menginstruksikan seluruh OPD (organisasi Perangkat Daerah), agar melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawainya dan menghimbau suapaya pembayaran/pengumpulan zakat dilakukan melalui lembaga pengumpul zakat yang resmi.

 “Seluruh PNS, TNI/Polri itukan memang diwajibkan untuk membayarkan zakatnya, bahkan peraturan presiden sampai peraturan gubernur sudah mengaturnya,” ujar Edy.

Edy, menambahkan bahwa zakat menjadi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang baru, Syamsuar – Edy Natar Nasution. Sehingga OPD diminta untuk mendukung program tersebut agar bisa berjalan maksimal.  

“Kita berharap dengan adanya kebijakan membayar zakat untuk ASN, saya dengan Pak Syamsuar sepakat untuk mengajak seluruh ASN Pemprov Riau membayar zakat. Apalagi zakat merupakan kewajiban. Harapannya, dengan adanya zakat ini bisa membantu fakir miskin dan rakyat yang tidak mampu,” tandas Edy. 

Zakat tersebut dikelola oleh Amil Zakat secara melembaga dan terstruktur dengan baik. Edy menganjurkan pembayaran zakat sebaiknya ditunaikan melalui BAZNas yang telah dibentuk oleh pemerintah dan OPD di lingkungan Pemprov Riau mendukung BAZNas sebagai lembaga pengelola zakat, untuk memulai era kebangkitan zakat di Provinsi Riau. 

“Dalam rangka memaksimalkan peran dan fungsi lembaga pengelolaan zakat, tentunya harus dikelola sebaik mungkin. Lembaga pengelolaan zakat juga harus akuntabel, yaitu amanah terhadap kepercayaan yang diberikan oleh muzakki (pemberi zakat) dan juga amanah dalam mendistribusikannya kepada mustahiq (penerima zakat), dalam arti tepat sasaran dan tepat guna,” ungkap Edy Natar.

Pemerintah Provinsi Riau, memberi mendukungan sepenuhnya, kegiatan yang dijalankan oleh BAZNas Provinsi Riau, terutama dalam hal pengumpulan zakat. Dukungan yang diberikan berupa instruksi tentang pengumpulan zakat penghasilan (profesi) ASN dan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. 

Senada dengan Wagubri, Ketua BAZNas, Riau Yurnal Edward mengatakan, keberadaan UPZ di masing-masing OPD diharapkan dapat mempermudah pegawai dalam melaporkan secara rinci pengumpulan zakat pada OPD tersebut, untuk diteruskan ke BAZNas Riau, sebagai tonggak Kebangkitan zakat di Provinsi Riau.

“Tahun ini merupakan gerakan kebangkitan zakat di Provinsi Riau,” kata Yurnal.* (Tns/MCR)

3,210 total views, 3 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish