Praeses HKBP Distrik XXII Sambut Gubernur Riau, Kapolda, Pangdam XIX/TT dan Wali Kota

Riau, Indonesia–Praeses Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXII Pendeta Hardy Bontor Lumbantobing, menyambut kedatangan Pelaksana Tugas (PlT) Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Irjen Herry Heryawan, Panglima XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo beserta rombongan, Rabu (24/12-2025) sore di Komplek HKBP Hang Tuah, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kedatangan Gubernur ke Komplek HKBP Hang Tuah yang juga kantor Praeses Distrik XXII Riau, itu beserta rombongan untuk meninjau sekaligus memastikan keamanan pelaksanaan ibadah Natal di sejumlah gereja yang dimulai dari HKBP Hang Tuah.

Dari pengamatan dataprosa.com di lokasi, rombongan Gubernur sampai ke sana kira-kira pukul 16.30 WIB. Menggunakan bus plat merah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Juga turut serta dalam rombongan, antara lain Danrem 031/Wira Bima Kolonel Jarot Suprihanto, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Setiawan, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, beserta H Muliardi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau dan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Armin Antoni Silaban.

Didamping Pdt Hardy Bontor, Pdt Ressort dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di hadapan para wartawan di Komplek HKBP Hang Tuah itu SF Hariyanto mengemukakan, perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini berlangsung dalam suasana duka akibat bencana alam yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Kita semua turut berdoa agar saudara-saudara kita diberikan ketabahan dan kekuatan. Saya berharap perayaan Tahun Baru kali ini tidak diwarnai euforia berlebihan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian bersama,” kata PlT Gubernur.

Pada kesempatan itu Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menyebut, pengecekan ini dilakukan bersama Forkopimda sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang menjalankan ibadah Natal.

“Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita dapat merayakan Natal dengan penuh kedamaian. Selain itu, kami juga memastikan malam pergantian tahun berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tandas Irjen Hery.

Tercatat dalam rangka pengamanan Nataru, Polda Riau menyiagakan 1.160 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI AD, Polairud, Brimob, PMI, Satpol PP, serta relawan dari berbagai pemangku kepentingan.

Selain kekuatan personel, Polda Riau juga mendirikan 53 posko yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko tersebut terdiri dari 31 pos pengamanan, 16 pos pelayanan, dan 6 pos terpadu.

Irjen Hery menjelaskan, pengamanan Nataru dilaksanakan melalui Operasi Lancang Kuning yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

“Objek pengamanan meliputi 1.468 gereja, 30 pusat perbelanjaan, 15 terminal, empat bandara, 22 pelabuhan, 141 objek wisata, serta 93 lokasi perayaan Tahun Baru di seluruh wilayah Riau,” paparnya.

Dia mengimbau masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana, sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah bencana alam di beberapa daerah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan. Saat ini saudara-saudara kita di beberapa provinsi masih dalam masa pemulihan pascabencana. Mari kita rayakan Tahun Baru dengan kesederhanaan dan penuh empati,” ujarnya.

Sebagai catatan, pemimpin Distrik HKBP disebut Praeses. Sedangkan di Riau ada dua Distrik, yakni Distrik XXII Riau dan Distrik XXX Riau Pesisir.

Dari informasi dan literatur yang dirangkum dataprosa.com, Distrik XXII Riau yang dipimpin Pdt Hardy Bontor selaku Praeses, di antaranya Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Distrik XXII ini terdiri dari 46 Resort. Sementara setiap Resort bisa saja terdiri dari 5-10 gereja.

Sedangkan Distrik XXX Riau Pesisir mencakup wilayah pesisir Provinsi Riau, khususnya Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), dan Kabupaten Bengkalis, serta memiliki jemaat juga di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan pusat administrasi di Duri, Riau. redaksi

1,686 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia