Covid 19 Melonjak, Wako Minta “Sumbangan” ke Anak Buah

Pekanbaru, Indonesia-Meningkatnya grafik angka kasus Covid-19 di Indonesia memaksa pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, tak terkecuali kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Bahkan belum lama ini, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Firdaus mengeluarkan kebijakan kontroversial terkait permintaan “sumbangan” gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), Direktur dan pegawai BUMD di lingkungan Pemerintah (Pemko) Pekanbaru melalui surat nomor 800/BKSDM/4321/2021.

Menyikapi hal itu, sudah seharusnya Pemprov Riau memberikan perhatian khusus kepada Pemko Pekanbaru selaku Ibukota provinsi Riau. “Dan sebagai barometer bagi kabupaten/kota di Riau, baik segi teknis maupun anggaran, dalam menanggulangi Covid 19 yang semakin melonjak di kota Pekanbaru. Yang sangat berdampak bagi perekonomian masyarakat,” ujar Ketua Pekat IB provinsi Riau Hendrik TRD, Selasa sore (27/7) di Pekanbaru.

Ia juga meminta agar Plt Kadis Kesehatan Kota Pekanbaru Arnaldo Eka Putra untuk lebih fokus dalam menangani pandemi Covid 19 di Kota Madani. “Agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami kesulitan seperti ini. Pak Kadis juga agar lebih berhati-hati dan memaksimalkan penggunaan anggaran Covid 19,” Hendrik mengingatkan.

Hendrik menyebutkan, pihaknya sebagai organisasi kontrol sosial masyarakat akan turut serta mengawasi penggunaan anggaran oleh Dinas Kesehatan kota Pekanbaru dalam menanggulangi wabah covid 19 yang semakin pesat di kota Pekanbaru,” imbuhnya. dp-01

2,761 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia