Cuek Dihubungi dan Konfirmasi: Muttaqin Curhat ke Anak Buah, Namun Buang Badan?

Riau, Indonesia–Salah seorang pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang bertugas di Riau (redaksi lagi males menyebut namanya terang-terangan di sini, sebut saja dia “Mr X”), tiba-tiba saja menelepon wartawan dataprosa.com. Intinya, ada perintah dari Muttaqin, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau, yang perlu disampaikan. 

Sebelum Mr X menghubungi wartawan dataprosa.com, belakangan, media ini memang sudah beberapa kali menyoroti kinerja BPTD Kelas II Riau, dari pelbagai kategori informasi yang masuk ke redaksi maupun investigasi lapangan. Namun setiap kali konfirmasi disampaikan media ini ke pejabat berkompeten, yakni Muttaqin, tak pernah direspon.

Terakhir, mengenai dugaan proyek Pekerjaan Pembangunan Gedung Pelayanan Transportasi Darat di Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, yang informasinya serba tertutup. Begitu berita terakhir ini muncul, seorang pegawai Kemenhub yang bertugas di Riau pun menelepon dataprosa.com, Rabu (23-9/2026). Selanjutnya, pertemuan berlangsung di kantor, ruang kerja Mr X.

Kepada dataprosa.com, Mr X meminta agar tidak lagi mengajukan konfirmasi atau pun menghubungi Muttaqin, Kepala BPTD Kelas II Riau. Mr X menekankan, sesuai dengan perintah Muttaqin kepada Mr X selaku anak buahnya itu, agar dataprosa.com jangan lagi memghubung-hubungi Kepala Balai itu. “Dia itu Bos-ku,” kata Mr X kepada wartawan media ini.

Mr X kemudian menceritakan kepada dataprosa.com, latar belakang bagaimana dirinya dihubungi Muttaqin. Mr X bilang, Kepala Balai itu selanjutnya menunjukkan konfirmasi yang pernah diajukan dataprosa.com melalui aplikasi WhatsApp (WA) kepada Muttaqin, yang kemudian diteruskan kepada Mr X.

Sambil menunjukkan profil WA dan konfirmasi dataprosa.com, Muttaqin pun bertanya kepada Mr X: “Bapak kenal nama (wartawan dataprosa.com, red) ini?” begitu kurang-lebih pertanyaan yang dilontarkan Muttaqin kepada Mr X, seperti yang diceritakan Mr X kepada dataprosa.com.

Sesudah melakukan pengamatan beberapa saat, Mr X pun membalas Muttaqin.

“Kenal,” jawab Mr X kepada Muttaqin, sebagaimana penuturan Mr X kepada dataprosa.com di ruang kerjanya itu.

Dari keadaan itulah, Mr X kemudian menghubungi dataprosa.com.

Sebagai catatan, Mr X memang pegawai yang masih di lingkungan Kemenhub di Riau. Tapi dia tidak berkantor di gedung BPTD.

Sebagaimana diketahui, ada banyak kantor di bawah lingkup BPTD. Misalnya saja Jembatan Timbang, Pelabuhan Mengkapan Buton, Terminal dan lain-lain. Mr X bertugas di salah satu kantor tersebut.

Seluruh konfirmasi yang pernah diajukan dataprosa.com kepada Muttaqin, sama sekali tidak terkait dengan kegiatan Mr X. Tapi mengapa Muttaqin justeru “Curhat” kepada Mr X?

Apa berani Mr X , umpamanya, bilang begini kepada Muttaqin: “Ah, jangan sayalah, Pak. Itu kan, bukan bagian tugas saya!”

Padahal, di kantor BPTD ada yang bernama Rio yang bertugas selaku Humas BPTD Kelas II Riau. Lalu ada Febrianto, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kedua orang ini adalah anak buah langsung Muttaqin.

Selain Rio selaku Humas, Febrianto, misalnya, PPK yang menangani kegiatan konstruksi. Konfirmasi yang diajukan dataprosa.com ke Muttaqin, ada relevansinya dengan kedua nama ini. Tapi, kok, Muttaqin justeru Curhat ke Mr X?

Pertanyaan kemudian muncul. Apa benar yang disampaikan Mr X itu berasal dari Muttaqin? Apa, iya, Muttaqin meminta agar wartawan dataprosa.com jangan lagi menghubungi dirinya? Jika tak satu pun pertanyaan-pertanyaan ini benar, itu artinya apa yang disampaikan Mr X kepada dataprosa.com merupakan informasi hoax. Bisa berpotensi fitnah. Namun jika Muttaqin menyampaikan langsung kepada wartawan media ini agar tidak menghubungi dirinya lagi, ya, narasumber punya hak untuk tidak diwawancarai/dikonfirmasi dataprosa.com.

Untuk memastikan kebenaran keluh-kesah Muttaqin yang dicurahkan kepada anak buahnya Mr X, yang kemudian disampaikan ke wartawan media ini, dataprosa.com kembali menghubungi Muttaqin, Kamis (25/9-2026) guna melakukan konfirmasi. Seperti biasa, terhubung, namun tidak ada respon.

Curhat, tapi buang badan? red

150 kali dilihat, 150 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia