Lsm Apij Layangkan Surat Keberatan kepada Kabareskrim dan Direktur Dittipidum

Ketua Umum LSM APIJ : Darwin Natalis Sinaga, dan tanda terima Surat Keberan LSM APIJ

Jakarta, Indonesia–Melalui perbincangan singkat dengan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Perduli Indonesia Jaya (APIJ) di Kantornya yang beralamat di Kelurahan Utan Kayu, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Darwin Natalis Sinaga, SH., kepada dataprosa.com mengaku kecewa atas alasan lisan yang disampaikan oleh penyidik DITTIPIDUM terkait laporan yang telah dilayangkan LSM APIJ.

“Sebagai Ketua Umum di LSM ini Saya merasa sangat kecewa dengan alasan lisan yang disampaikan oleh Penyidik DITTIPIDUM, bagaimana mungkin dalilnya sesederhana itu, menurut saya dalil tersebut sangat klise “ tandas Darwin Natalis Sinaga, S.H.

Menurut Darwin Natalis Sinaga alasan dilayangkannya Surat Keberatan LSM APIJ terkait 3 (tiga) surat yang telah disampaikan ke Mabes Polri yaitu surat Nomor : …/APIJ-BPP/LP/III/2021, tanggal 16 maret 2021, …/APIJ-BPP/LP/III/2021, tanggal 17 maret 2021, …./APIJ-BPP/LP/III/2021, tanggal 17 maret 2021

Ketiga surat LSM APIJ tersebut terkait Sponsor-Sponsor Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tega memberangkatkan wanita-wanita Indonesia menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara yang secara legal telah dilarang.

“LSM APIJ kalau bersurat bukan asal jeplak (asal ngomong-red) dan bukan asal berdalil, semua ada dasarnya dan semua juga berdasarkan fakta. Sebenarnya berdasarkan surat itu, kita berharap pihak Kepolisian segera bertindak, entah itu dengan pendalaman, penyelidikan dan syukur-syukur bisa berlanjut ke tingkat Penyidikan. Sponsor-sponsor nakal dan atau Penyalur pekerja migran yang diduga nakal layak diperiksa, soal terbukti dan atau meyakinkan apakah perbuatan mereka merupakan perbuatan Pidana itu urusan Polisi”. ungkap Darwin Natalis

Darwin Natalis Sinaga, SH., yang juga berprofesi sebagai Advokat tersebut kepada awak media menyebutkan kalau kekecewaannya pada Penyidik DITTIPIDUM Mabes POLRI karena penyidik yang mengatakan Pekerja Migran harus di Indonesia terlebih dahulu agar pemeriksaan bisa dilakukan.

“Hemat saya alasan Penyidik DITTIPIDUM yang mengatakan kalau PMI harus pulang ke Indonesia terlebih dahulu sangat mengada-ada, bagaimana mungkin penyidik mau masuk ke pokok persoalan sementara Verifikasi laporan saja belum dilakukan, kan aneh itu” jelas Darwin Natalis.

Lebih lanjut Darwin Natalis Sinaga, SH., menyebutkan dasar keberatan yang disampaikan ke KABARESKRIM maupun Direktur DITTIPIDUM adalah PERKAP No. 6 tahun 2019.

“Peraturan Kapolri Nomor 6 tahun 2019 pada pasal 3 ayat 1, dengan gamblang menyebutkan –setelah laporan polisi dibuat, Penyidik/Penyidik Pembantu yang bertugas di SPKT/SPK pada tingkat Polda/Polres/Polsek atau pejabat penerima laporan yang bertugas di satker pengemban fungsi penyidikan pada Tingkat Mabes Polri, –segera melakukan pemeriksaan terhadap Pelapor dalam bentuk berita acara wawancara saksi pelapor. Itu berarti LSM APIJ lah yang seharusnya di BAP terlebih dahulu terkait laporan tersebut, jadi bagaimana mungkin saya percaya tahapan lain dilakukan sementara tahapan awalnya saja belum dilakukan”, ungkap Darwin Natalis.

Darwin juga meminta awak media untuk lebih kritis dan mempertanyakan hal tersebut ke pihak Mabes Polri.

“Media merupakan sarana edukasi, yang mampu memberikan pencerahan fakta suatu peristiwa melalui pemberitaannya, coba pertanyakan ke Pihak DITTIPIDUM Mabes Polri apakah yang saya katakan ini benar ?, dan kalau tidak benar apa dasar argumentasi ataupun alasan dari DITTIPIDUM terkait hal ini”, tutup Darwin Natalis.

Sampai berita ini diterbitkan dataprosa.com masih mempelajari fotokopy surat LSM APIJ, untuk selanjutnya dipertanyakan ke Pihak Mabes Polri. j silaban

364 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia