Buruh SP Niba Tuntut Aktivitas Bongkar Muat

Buruh SP Niba menuntut melakukan aktivitas bongkar muat di pergudangan PT Central Panam Elektronik, Jalan Kubang Raya.

Kampar, Indonesia-Ada kira-kira 10 hingga 15 buruh anggota Serikat Pekerja Niaga Bank, Jasa dan Asuransi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP Niba KSPSI) muncul di depan pagar pergudangan PT Central Panam Elektronik mulai Kamis 18 hingga 20 Februari 2021 setiap hari mulai pagi hingga subuh, di Jalan Kubang Raya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Mereka menuntut melakukan aktivitas bongkar muat di pergudangan PT Central Panam Elektronik yang berlokasi di Jalan Kubang Raya tersebut.

Menurut buruh, mereka menuntut melakukan pekerjaan bongkar muat itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21/2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP Niba Jalan Kubang Raya, Medison Lubis di Jalan Kubang Raya, Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar kepada dataprosa.com, Sabtu (20/2-2021) mengemukakan, seharusnya pihaknya sudah melakukan pekerjaan bongkar muat sejak periode 18 Februari 2021. Namun manajemen perusahaan PT Central Panam Elektronik belum merealisasikannya.

Atas persoalan tersebut, PUK SP Niba Jalan Kubang Raya meminta kepada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja serta instansi terkait mengambil tindakan. “Agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak dinginkan,” ujar PUK SP Niba Jalan Kubang Raya. 

Medison mengatakan, PUK SP Niba Jalan Kubang Raya di bawah pimpinannya itu merupakan Serikat Pekerja yang resmi yang tercatat di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar. Untuk SP Niba Kabupaten Kampar diketuai Sampang Sitepu dan Ketua SP Niba Provinsi Riau Rukiah Indrawati.

Ada pun pergudangan PT Central Panam Elektronik berlokasi di Jalan Kubang Raya yang merupakan wilayah kerja PUK SP Niba Jalan Kubang Raya. Di sana setiap hari berlangsung aktivitas rutin bongkar muat atas barang-barang yang diangkut berbagai mobil angkutan yang masuk maupun yang ke luar pergudangan.

Kepala Desa Tarai Bangun bernama Andra Maistar yang dihuhungi dataprosa.com melalui sambungan telepon, Sabtu (20/2-2021) menyebutkan, dirinya tidak dapat memberikan komentar. Alasannya, PUK SP Niba Jalan Kubang Raya tidak melapor ke Kantor Desa Tarai Bangun.

Andra menyampaikan, sebaiknya setiap Organisasi Masyarakat maupun Serikat Pekerja, melapor ke Kantor Desa Tarai Bangun. Karena jika ada wartawan yang melakukan konfirmasi kepada dirinya apakah ada Organisasi Masyarakat atau pun Serikat Pekerja tertentu di wilayah desa yang dipimpinnya itu, dirinya dapat memberikan keterangan. dp-01

190 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia