Panglima TNI dan Kepala BNPB Gelar Rapat Tertutup di Riau

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menggelar rapat tertutup terkait upaya penanganan Karhutla.

Pekanbaru, Indonesia–Menyikapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau saat ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo hari ini tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Provinsi Riau.

Keduanya langsung menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan di gedung daerah Pemprov Riau, Pekanbaru. Rapat tertutup tersebut dihadiri oleh Wagubri, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Danrem 031/WB beserta staf, Kapolda Riau beserta staf, Danlanud RSN, Kajati Riau, jajaran Pemprov Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Riau.

Dalam rapat kordinasi tersebut, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Mohammad Fadjar MPICT selaku Wadansatgas Karhutla Aspek Darat, memberikan paparan terkait upaya penanganan Karhutla di Provinsi Riau.

Danrem 031/WB menjelaskan, Tim Satgas Karhutla Riau sampai saat ini terus berupaya menangani  Karhutla yang terjadi di  Provinsi Riau. Kegiatan nyata tersebut tergelar di 120 titik/pos dengan melibatkan 5809 personel. Tidak hanya fokus melakukan pemadaman saja, juga terus mengedukasi masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Di samping itu Tim Satgas Karhutla di lapangan juga harus menciptakan karya nyata yang akan merubah mindset (pola pikir) masyarakat untuk memanfaatkan lahan dengan baik tanpa harus membakar, penerapan pola tanam tumpang sari jagung dan cabai, patroli dan sosialisi serta penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat, dan menyebarkan pamflet yang berisi himbauan untuk tidak membakar lahan.

Danrem juga menjelaskan, saat ini jumlah titik hot spot di Provinsi Riau secara keseluruhan 47 titik, terdiri dari 8 titik api dan 39 titik asap yang sedang dilaksanakan proses pendinginan oleh Satgas  Karhutla Prvinsi Riau.

“Perlu kita ketahui bersama, Satgas ini terdiri dari berbagai unsur, yakni Satgas Darat, Udara, dari KLHK, Kesehatan, Satgas Hukum, kemudian dari BMKG dan beberapa unsur dari dalam Satgas itu sendiri,” kata Danrem.

Danrem memaparkan, Satgas Karhutla yang terjun ke lapangan total personil berjumlah 5809 personil gabungan terdiri dari TNI, Polri, KLHK, BMKG, hingga BPBD Provinsi Riau dan hari ini akan dilakukan penambahan personil TNI dari Kodam I/BB  yakni 350 orang personil Kodam I/BB terdiri atas Yonif 123/Rajawali 150 orang dan 200 prajurit 121/Macan Kumbang sesuai dengan perintah  Pangdam I/BB. penrem031/p-01

3,174 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia