Penerimaan Murid Baru, SMPN 45 Pekanbaru Kumpulkan “Uang Partisipasi”

Pekanbaru, Indonesia-Berdasarkan informasi yang diterima dataprosa.com, pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 45 kuat indikasi melakukan pemungutan uang terhadap wali murid yang anaknya baru diterima lewat jalur “pintu belakang.”

Besarnya uang yang dipungut dari setiap wali murid yang anaknya diterima di luar jalur resmi PPDB tahun 2023 itu bervariasi. Menurut informasi, ada wali murid yang menyetor 200.000-300.000 rupiah setiap murid yang diterima di sekolah tersebut.

Tujuan dari uang yang dikumpulkan itu untuk membangun kanopi di lingkungan sekolah.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 45 Pekanbaru bernama Nursalmah yang dihubungi dataprosa.com di Ruangan Majelis Guru, SMPN 45 Pekanbaru, Kamis (10/8-2023), menolak bahwa uang yang dikumpulkan dari para wali murid itu disebut “pungutan.” Menurut dia, itu merupakan uang “partisipasi.”

Nursalmah membenarkan “uang partisipasi” itu ada yang Rp200.000 hingga Rp300.000. “Tidak dipatok. Ada yang memberi Rp50.000. Bahkan ada yang gratis,” sebutnya.

Dia juga membenarkan, tujuan dari uang tersebut untuk membangun kanopi. Dia bilang, kasihan para murid berpanas-panasan jika ada kegiatan di luar kelas. Apalagi kalau hujan turun.

Untuk membangun kanopi, kata dia, dana yang dibutuhkan kira-kira Rp40 juta. Wakil Kepala Sekolah itu menuturkan, jumlah murid yang diterima melalui “pintu belakang” tak sampai 50 orang. Uang yang sudah terkumpul Rp10 juta. “Uangnya ada di Bagian Tata Usaha,” ujarnya.

Saat wawancara tengah berlangsung, Nursalmah meminta kartu pers kepada dataprosa.com sekaligus melakukan pemotretan. Media ini mempersilakannya. Namun pada saat dataprosa.com minta izin mengambil foto dirinya, Nursalmah menolak. “Untuk apa (difoto)?” katanya pula.

Hingga berita ini tayang, dari pengamatan dataprosa.com di lingkungan SMPN 45, tak ada kanopi yang dibangun. Menanggapi hal ini, Nursalmah mengakuinya. Jika uangnya belum cukup membangun kanopi, sebutnya, ya diangsur-angsur dulu. Jika tiangnya yang dibangun, ya itu saja dulu, sesuai dana yang ada.

Menurut Nursalmah, tidak ada anjuran dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik)
Kota Pekanbaru untuk membangun kanopi di SMPN 45 yang lokasinya persis di belakang gedung Disdik Pekanbaru di Kelurahan Sei Sibam, Kecamatan Tampan, Provinsi Riau. Membuat kanopi merupakan inisiatif sekolah.

Hingga berita ini tayang, belum ada reaksi dari pihak Disdik Kota Pekanbaru atas aksi pengumpulan “uang partisipasi” itu. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal yang dihubungi dataprosa.com, tidak berada di tempat. Dihubungi lewat HP maupun WhatsApp nomor 0895xxx terhubung, namun tak ada respon. dp-01

3,866 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia