Sempat Cekcok, Warga Sei Sibam Tolak Pengelolaan Parkir Pemko Pekanbaru

Pekanbaru, Indonesia-Warga Kelurahan Sei Sibam, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, ramai-ramai menolak pengelolaan retribusi parkir yang dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran.

Informasi yang diperoleh dataprosa.com dari warga Sei Sibam, Senin (12/6-2023), aksi penolakan retribusi parkir itu tak hanya dari masyarakat setempat saja, tapi didukung 18 Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Sei Sibam termasuk tokoh masyarakatnya.

Menurut warga di sana, penetapan pungutan retribusi parkir di zona kawasan Sei Sibam belum layak. Alasannya, karena akses jalan di Sei Sibam masih itu ke itu saja. Hanya jalan pemukiman. Belum ada akses jalan lain.

Tapi pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru seolah-olah tak ambil pusing dengan keluhan warga Sei Sibam itu.

Buntut-buntutnya, terjadi ketegangan di antara warga dengan petugas parkir di bawah Dishub Pekanbaru yang dikomandoi Yuliarso itu. Ketegangan yang berpotensi ancaman terhadap keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Contohnya, seperti kejadian di salah satu toko retail yang menjadi objek pemungutan retribusi di kawasan zona Jalan Beringin, Kelurahan Sungai Sibam. Sebagaimana yang terlihat di video yang beredar di tengah-tengah masyarakat yang juga diterima dataprosa.com.

Dalam video singkat itu, terlihat ketegangan, cekcok antara petugas dan Pengelola Parkir dengan warga yang nyaris terjadi baku hantam. Cekcok antara warga dengan para anak buah Yuliarso selaku Kadishub itu berlangsung sengit. Tapi saat itu baik Radinal selaku Kepala UPT Perparkiran maupun Yuliarso selaku Kadishub Kota Pekanbaru terkesan “cuek bebek.”

Padahal, jauh-jauh hari sebelumnya, perwakilan masyarakat, para RT setempat maupun pihak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Sei Sibam ingin berkoordinasi dan bersosialisasi serta berniat mendengar penjelasan dari pihak Dishub Kota dan pengelola Parkir terkait keluhan warga itu.

Keinginan warga setempat untuk berdialog dengan instansi terkait khususnya Kepala UPT maupun Kadishub Yuliarso bukanlah “ecek-ecek,” tapi sungguh–sungguh. Buktinya, sumber berkompeten kepada dataprosa.com menginformasikan, Muhammad Khambali selaku Ketua LPM Sei Sibam sudah pernah mengirimkan surat secara resmi atau kelembagaan, perihal penolakan/keberatan atas objek parkir di zona Jalan Beringin Sungai Sibam yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso, dengan tembusan kepada Pejabat (Pj) Wali Kota, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Pimpinan beserta Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru dan Kepala Inspektorat Kota Pekanbaru. Tapi hasilnya apa? Yang terjadi yakni Ketegangan, seperti yang terlihat pada vidio yang beredar di masyarakat.

Lalu, apa tanggapan Kepala UPT Perparkiran, Dishub Kota Pekanbaru Radinal atas kejadian sebagaimana yang terjadi pada vidio yang beredar tadi?

Sebagaimana dikutip dari RiauLapor.com,    Radinal Kepala UPT kepada RiauLapor.com menyebutkan, “ada miskomunikasi antara warga dengan Juru Parkir (Jukir).”

Lha, mengapa sampai terjadi “miskomunikasi”? Apa latarbelakang penyebabnya? dp-01

2,439 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia