Rindar Mandela akan Usung “Kite Pacak” dalam Musda MD KAHMI Banyasin

Rindar Mandela, S.H., M.H., Advokat sekaligus Penyuluh Anti Korupsi

BANYUASIN, INDONESIA- Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Banyuasin akan segera menggelar musyawarah daerah. Rencananya acara musyawarah daerah dilaksanakan di Auditorium pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Rabu, 07 September 2022. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu anggota MD KAHMI Banyuasin, Rindar Mandela S.H., M.H.

“Dengan mengucapkan bismillah, kita ikut berpartisipasi dalam MUSDA IV MD KAHMI BANYUASIN di Kota Pangkalan Balai. Acara tersebut rencananya akan digelar hari Rabu, 07 September 2022 bertempat di Auditorium pemerintah Kabupaten Banyuasin”.

Menurut Rindar Mandela yang saat ini berprovesi sebagai Advokat, bahwa serangkaian proses telah dilakukan sebelum MD KAHMI memutuskan lokasi digelarnya Musda IV MD KAHMI Banyuasin tahun 2022.

“serangkaian proses telah MD KAHMI lakukan untuk menetapkan lokasi Musda IV MD KAHMI Banyuasin dan akhirnya Rapat Presidium MD KAHMI Banyuasin menetapkan pelaksanaan Musda MD KAHMI di Pangkalan Balai” tambah Advokat Rindar Mandela

Adapun agenda Musda IV MD KAHMI BANYUASIN salah satunya untuk memilih Presidium MD KAHMI Banyuasin, yang diramaikan kandidat dari tokoh-tokoh muda dari berbagai disiplin ilmu dan disiplin profesi, diantaranya :

1. Martono (Pengusaha dan Sekjen MD KAHMI Banyuasin)

2. Rindar Mandela,S.H.,M.H.(Advokat)

3. Endang Suryanto,S.Pdi,M.H. (Pengusaha)

4. Ari Dani Putra,S.H., M.Kn (Pengusaha)

5. Teguh Wartono,S.H., M.M (Pengusaha)

6. Budi Wahyu Kurniawan, S.H.

Kepada awak media Rindar Mandela menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri membesarkan KAHMI Banyuasin jika KAHMI Memanggil. Dalam pencalonannya Advokat muda tersebut mengusung Tagar #Kite Pacak # Jage Dusun.

“saya siap untuk mengapbidakn diri membesarkan KAHMI di Banyuasin, dan tagar yang saya usung #Kite Pacak # , mengapa tagar tersebut? Ya tentunya MD KAHMI Banyuasin yang anggotanya berasal dari Anggota HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) akan siap bersinergi dan tidak ada alasan bagi HMI-KAHMI sebagai organisasi dan para Alumni HMI sebagai WNI untuk tidak bertanggungjawab penuh menyelamatkan dan mempertahankan kedaulatan negara” tutup Rindar Mandela yang juga aktif dalam kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi.***p3

111 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia