Tak ada Tempat Nyaman bagi DPO Kejaksaan

Hartono

Jakarta, Indonesia-Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar dan Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mengamankan Hartono (55) terpidana tindak pidana umum yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan pers yang diterima dataprosa.com, Senin (11/1-2021) mengemukakan, Terpidana diamankan Tim Tabur pada saat menyerahkan diri, Senin (11/1-2021) pukul 14.55 Waktu Indonesia Bagian Tengah (Wita).

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 534/K/Pid/2020 tanggal 30 Juni 2020, Hartono merupakan terpidana yang terbukti melanggar Pasal 263 Ayat (1) KUHP dalam perkara Tindak Pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat membuat suatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti sesuatu hal seolah-olah isinya benar pada proses jual beli Villa Bali Rich (PT Bali Rich Mandiri) senilai Rp38 miliar.

Pria yang berprofesi Notaris itu dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 (empat) tahun. Terpidana dinyatakan buron dan DPO sejak Desember 2020.

Hartono menyerahkan diri ke Kantor Kejari Gianyar di Jalan Ciung Wanara, No 12 A, Gianyar, Bali pada Senin (11/1-2021) sekira pukul 14.55 Wita setelah mengetahui para Terpidana lainnya dalam perkara tersebut yaitu Asral bin H Muhamad Sholeh dan Terpidana Tri Endang Astuti binti Solex Sutrisno yang diamankan Tim Tabur Kejagung bersama Tim Kejari Batam dan Tim Kejati Bali pada Jumat (8/1-2021) dan Minggu (10/1-2021) lalu.

Selanjutnya Terpidana Hartono dieksekusi Tim Jaksa Eksekutor Kejari Gianyar dengan menjebloskannya ke rumah tahanan (Rutan) Gianyar.

Tercatat selama 2021 Kejagung berhasil mengamankan 8 (delapan) orang yang masuk dalam DPO Kejaksaan.

“Melalui program Tabur Kejaksaan, kami menghimbau kembali kepada seluruh DPO Kejaksaan segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang nyaman bagi DPO,” tandas Leonard Eben Ezer Simanjuntak. rls/K.3.3.1/dp-01

80 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia