Satres Narkoba Polresta Gulung Tersangka Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia

Para tersangka dan barang bukti

Pekanbaru-Indonesia-Atas penemuan empat paket sabu seberat 2019 gram yang hendak diselundupkan ke Jakarta lewat jalur udara, Satuan Reserse Narkoba, Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap dan mengamankan delapan pengedar dan kurir sabu, yang diduga sindikat peredaran narkoba Jaringan Malaysia di Pekanbaru.

Keberhasilan itu berkat pengembangan informasi petugas Avsec, Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Delapan tersangka pengedar dan kurir sabu jaringan narkoba Malaysia itu diketahui berinisial Mah alias Udin, MO alias Ori, MW alias Karni, AF alias Fiza, MI alias Ilyas alias Amat, Hen alias Hendri, IW alias Iwan dan IF alias Endik.

“Dari tangan delapan tersangka, Tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat kurang-lebih 4 kilogram atas pengembangan Tim,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu’min Wijaya SIK MH didamping Kasat Res Narkoba Kompol Ryan Fajri SIK, Petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Setia Susanto dalam konferensi pers-nya, Rabu (13/1/2021) di Lobi Mapolresta Pekanbaru.

Kapolresta mengatakan, sebelum kedelapan tersangka dan barang bukti 4 kilogram sabu diamankan petugas, Tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru, mendapat informasi dari Petugas AVSEC Bandara SSK II, Kota Pekanbaru, pada Kamis (7/1/2021) siang.

Tersangka kurir berinisial Mah alias Udin beserta barang bukti digagalkan petugas Avsec saat hendak diselundupkan ke Jakarta lewat Bandara SSK II, Pekanbaru.

Mendapat informasi tersebut, lanjut Kapolresta, Tim Satres Narkoba Polresta melakukan koordinasi dan menindaklanjuti informasi tersebut, hingga melakukan pengembangan terhadap tersangka inisial MW alias Karni saat ditemukan berada di Kamar 214, Hotel Parma, Panam, Pekanbaru.

“Ketika dilakukan penggeledahan, didapatkan narkotika jenis sabu seberat 1822,2 gram dari tersangka MW alias Karni dan tersangka MO alias Ori saat berada di Kamar 212, Hotel Parma, Panam,” ujar Kapolresta.

Berdasarkan pengakuan tersangka MW alias Karni kepada petugas, sebelumnya dirinya bersama tersangka Mah alias Udin, MO alias Ori, AF alias Fiza, telah membagi barang bukti sabu sebanyak delapan bungkus teh cina berisikan narkotika jenis sabu di Hotel Benteng, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.

“Empat paket diberikan kepada tersangka Mah alias Udin kurir, untuk tersangka MO alias Ori diberikan dua paket sabu dan sisanya sebanyak dua paket berada di tangannya,” ulas Kapolresta.

Atas pengakuan tersangka MW alias Karni kepada petugas, lanjut Kapolresta, Tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru melakukan pengembangan terhadap tersangka AF alias Fiza hingga ke Kota Dumai.

“Dari pengakuan Karni, dirinya telah menyerahkan sebanyak dua paket sabu kepada tersangka AF alias Fiza, yang saat itu diketahui tersangka AF sudah berada di Kota Dumai,” jelas Kapolresta.

Mendapat informasi tersebut, Tim menuju Kota Dumai melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka AF. Dari keterangan tersangka AF alias Riza, narkotika jenis sabu tersebut ternyata ia terima dari tersangka MI alias Ilyas.

Selanjutnya, Tim melakukan pengejaran tersangka MI alias Ilyas dan ditemukan di Kota Dumai dengan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu seberat 207,7 gram yang disembunyikan ke dalam tanah di garasi rumahnya.

Menurut keterangan M Ilyas, sabu diterima dari tersangka Hen alias Hendri yang saat itu ia terima di Tanjung Medang atas suruhan tersangka AF alias Fiza.

Kemudian Tim bergerak cepat melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tiga tersangka lainnya yakni, berinisial Hen alias Hendri, IW alias Iwan dan IF alias Endik saat ketiganya berada di Hotel Southern Asia, Kota Dumai.

Kapolresta memaparkan, berdasarkan keterangan tersangka Iwan kepada petugas, dirinya bersama IF alias Endik sebelumnya mendapatkan barang bukti sabu tersebut dari Selangor, Malaysia yang dijemputnya melalui jalur perairan dengan menggunakan kapal Speedboat atas suruhan inisial Ane dan Tambi jaringan narkoba asal Malaysia.

Meski begitu, lanjut Kapolresta, Tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru langsung mengamankan kedelapan tersangka bersama barang bukti 8 paket narkotika jenis sabu dengan berat bersih 3, 8 kikogram dan barang bukti hasil pengembangan tiga paket narkotika jenis sabu 200 gram bersama satu unit Speed Boat dan tiga unit sepeda motor dari delapan tersangka yang diduga sindikat jaringan narkoba Malaysia.

“Pasal yang disangkakan kepada para tersangka adalah Pasal 1 13 Jo 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun,” pungkas Kapolresta Pekanbaru. rls/dp-01

30 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia