Kanwil Bea dan Cukai Riau Terbitkan Surat Bukti Penindakan Ganda?

Pekanbaru, Indonesia-Pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Riau, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rabu (15/6-2022) lalu melakukan penindakan terhadap Toko SK yang berlokasi di Jalan Suka Karya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Sebagaimana tertulis pada Surat Bukti Penindakan (SBP) yang ditandatangani dua petugas Bea dan Cukai, Kanwil Bea dan Cukai Riau, pihak Bea dan Cukai beralasan, penindakan dilakukan karena pemilik toko berinisial Yus menjual rokok ilegal, tanpa dilekati pita cukai dan pita cukai diduga palsu.

Petugas Bea dan Cukai yang melakukan penindakan sebagaimana tertulis di SBP, yakni bernama Dedi H dan Freddy B. Dari hasil penindakan, petugas menyita 22 karton rokok atau 33.000 batang berbagai merek. Dengan potensi kerugian negara Rp147.540.310.

Usai melakukan penindakan, Petugas Bea Dan Cukai kemudian menyerahkan Surat Bukti Penindakan kepada pemilik rokok berinisial Yus.

Dari salinan SBP yang dilihat dataprosa.com, tanda tangan Pejabat yang melakukan penindakan pada surat tersebut yakni Dedi H dan Freddy B.

Namun tampak ada yang janggal pada SBP tersebut. Meski memiliki kop surat, pada tandatangan baik Dedi maupun Freddy, tidak ada stempel institusi.

Kejanggalan lainnya, tidak tertulis Nomor Bukti Penindakan. Yang tertulis yakni: “Nomor SBP-…../WBC.03/2022 tanggal..
..2022.” Lalu, tidak tercatat nomor Surat Perintah. Yang tercatat hanya: “Surat Perintah Nomor: PRIN-………/WBC.03/2022 tanggal: ……… 2022.”

Tapi pada kesempatan lain, menurut Kakanwil Riau Direktorat Bea dan Cukai (DJBC) Agus Yulianto, pada penindakan yang berlangsung ke Toko SK yang berlokasi di Jalan Suka Karya itu, pihaknya ada mengeluarkan Surat Bukti Penindakan.

Hal itu terungkap pada surat Agus Yulianto selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riau dalam penyampaian penjelasan atas permohonan klarifikasi Kantor Hukum Freddy Simanjuntak & Rekan.

Sebelumnya, Freddy Simanjuntak dan Rekan bertindak untuk kepentingan hukum atas nama Kennedy Santosa selaku Pemimpin Redaksi media gentaonline.com, pada 26 Juli 2022 menyampaikan permohonan klarifikasi dan penjelasan informasi berkaitan dengan pelaksanaan gelaran operasi pasar menjelang akhir bulan Maret 2022 yang dilaksanakan oleh Tim Gempur Rokok Ilegal Kantor Bea Cukai Pekanbaru di Jalan Suka Karya, Desa Tarai Bangun.

Pada surat penjelasan Agus Yulianto terhadap surat Freddy Simanjuntak, penindakan yang dilakukan di Toko SK di Jalan Suka Karya, itu petugas Bea dan Cukai menerbitkan dan menyerahkan Surat Bukti Penindakan (SBP) Nomor SBP-96/WBC.03/2022 tanggal 15 Juni 2022 kepada pemilik barang. Sedangkan SBP yang ditandatangani baik Dedi maupun Freddy yang diserahkan kepada pemilik barang yaitu Yus, pada nomor SBP tidak tercantum angka “96.”

Selain itu, di suratnya itu tadi Kakanwil Bea dan Cukai Riau juga sama sekali tidak menjelaskan data terkait Nomor Surat Perintah. tim/red

242 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia