Kemenag Riau Sukses Kembangkan Musala Jadi Masjid Amal Ikhlas di Lingkungan Kantor

Riau, Indonesia–Pengembangan musala menjadi Masjid Amal Ikhlas di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil), Kementerian Agama (Kemenag), Provinsi Riau di Pekanbaru, akhirnya berhasil diselesaikan tahun 2026 ini.

Masjid Amal Ikhlas itu menurut informasi dilaksanakan secara swakelola.

Dari sumber informasi dan data yang diperoleh redaksi dataprosa.com yang diminta untuk diterbitkan, pengembangan musala menjadi masjid di lingkungan Kantor Kanwil Kemenag Riau, itu pihak Kemenag meminta kepada jajarannya untuk mendonasikan sebagian dari rezekinya.

“Kami mengajak Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh, ASN, dan Muhsinin lainnya mendonasikan sebagian rezkinya untuk merampungkan pembangunan masjid kita. Mari salurkan Wakaf, Infaq dan Sedekahnya ke rekening Mushalla Amal Ikhlas,” begitu ajakan pihak Kanwil Kemenag Riau yang tertulis pada aplikasi WhatsApp (WA) yang diteruskan sumber ke redaksi dataprosa.com.

Pada WA tersebut tertulis data sementara dari pihak-pihak yang ada di Provinsi Riau yang sudah mentransfer dana ke Musala Amal Ikhlas, Kanwil Kemenag Riau.

Dari data sementara yang diterima dataprosa.com, itu tercatat 17 Kantor Urusan Agama (KUA) dari berbagai kabupaten dan kota di Riau ditambah dua Penghulu yang sudah mentransfer dana.

Bantuan dana yang disetorkan masing-masing KUA jumlahnya bervariasi. Minimal Rp500 ribu. Namun ada dua KUA masing-masing menyetor Rp2,5 juta. Kebanyakan KUA yang memberikan uang ke sana masing-masing Rp1 juta. Di situ tercatat pula hanya ada dua Penghulu yang baru memberikan bantuan, masing-masing Rp200 ribu dan Rp1 juta.

Belum diketahui, apakah seluruh KUA, Penghulu, ASN dan seterusnya itu yang terkait dengan jajaran lingkungan Kemenag Riau hingga berita ini tayang, ikut menyetorkan dana ke rekening “Mushalla Amal Ikhlas,” Kantor Kanwil Kemenag Riau.

Dari catatan dataprosa.com, dikutip dari “Satu Data Kementerian Agama RI,” di Bumi Lancang Kuning ini terdapat 164 unit KUA. Sedangkan jumlah Penghulu di Riau tercatat 568 orang. Itu belum terhitung jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyuluh, dan Muhsinin lainnya di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.

Lalu, dalam melaksanakan pengembangan musala menjadi mesjid di sana apakah ada alokasi dana dari pihak Kemenag atau pun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau? Kemudian apakah ajakan untuk mendonasikan dana itu memang ditujukan ke seluruh KUA, Penghulu dan seterusnya itu? Berapa dana yang ditargetkan?

Kepala Kanwil Kemenag Riau bernama Muliardi yang dihubungi dataprosa.com melalui aplikasi WhhatsApp (WA), Senin (24/8-2026), guna melakukan konfirmasi, terhubung namun hingga berita ini tayang tidak memberikan respon. red

24 kali dilihat, 24 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia